Bea Balik Nama Kendaraan Bekas Dihapus di Seluruh Provinsi, Syaratnya Ini!

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 Juli 2025 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bea Balik Nama Kendaraan Bekas Dihapus di Seluruh Provinsi, Syaratnya Ini!

Bea Balik Nama Kendaraan Bekas Dihapus di Seluruh Provinsi, Syaratnya Ini!

 

Deltanusantara.com – Biaya balik nama kendaraan bekas dihapus. Kebijakan bea balik nama kendaraan bekas gratis ini berlaku di semua provinsi di Indonesia

Biaya balik nama kendaraan bekas sekarang ini sudah Rp0, Meski begitu, pastinya tetap ada mengeluarkan biaya lainnya.

Lantas kenapa kendaraan bekas harus di balik nama?

Kebijakan ini, merupakan amanat Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).

Tertulis pada Pasal 12 ayat (1) Undang-Undang No. 1 Tahun 2022, Objek BBNKB adalah penyerahan pertama atas Kendaraan Bermotor.

Baca Juga:  BGN Akui Tunggakan Program MBG Capai Rp1,6 Triliun, Pembayaran Dijanjikan Tuntas pada 2026

Artinya, yang kena balik nama adalah kendaraan baru, sedangkan kendaraan bekas tak lagi kena biaya.

Dengan demikian, kamu yang mau balik nama biaya jadi lebih ringan, tapi bukan tak membayar sama sekali.

Meski biaya balik nama kendaraan bekas gratis, tentunya ada administrasi lainnya yang harus dibayar.

Biaya yang harus dibayar yaitu biaya PNBP untuk penerbitan STNK, TNKB, dan BPKB yang baru.

Bila kendaraan tersebut pindah daerah, maka pemilik harus juga mengeluarkan biaya mutasi.

Selain itu, ada juga PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) pokok yang dibayarkan untuk tahun berikutnya.

Baca Juga:  Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kenapa Harus Balik Nama Kendaraan Bekas?

Balik nama kendaraan memang sebaiknya dilakukan bagi orang yang membeli mobil ataupun motor bekas.

Dilansir akun Instagram Samsat Digital, ada beberapa alasan kenapa pembeli kendaraan bekas perlu melakukan proses balik nama

– Legalitas kepemilikan kendaraan terjamin

– Memudahkan persyaratan administrasi

– Bisa bayar pajak online melalui aplikasi Signal

– Mempermudah penelusuran jika STNK/BPKB hilang

– Mempermudah klaim asuransi kecelakaan

– Menghindari dampak penyalahgunaan kendaraan oleh pihak lain

– Berkontribusi dalam program pembangunan daerah

Baca Juga:  11 Tersangka Dugaan Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Negara Mencapai Rp10,6 Triliun

Perpanjang STNK Tak Perlu Pakai KTP Pemilik Sebelumnya

Dengan melakukan balik nama ini, kamu juga nggak ribet lagi meminjam KTP pemilik sebelumnya untuk perpanjang STNK.

Sebab, kendaraan sudah atas nama kamu sendiri. Nah untuk melakukan balik nama, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebagai berikut.

E-KTP pemilik baru;

STNK asli dan fotokopi;

SKKP (notis pajak kendaraan);

BPKB asli dan fotokopi;

Bukti alih kepemilikan, seperti kwitansi pembelian bermaterai.***

Berikut artikel kali ini semoga bisa bermanfaat. Jangan lupa baca artikel lainnya Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

Penulis : Gerry

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru