Andrie Yunus Wakil Koordinator KontraS Diserang Penyiraman Air Keras di Jakarta Pusat, Luka Bakar Hingga 24%  

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andrie Yunus Wakil Koordinator KontraS Diserang Penyiraman Air Keras di Jakarta Pusat, Luka Bakar Hingga 24%. 

 

Andrie Yunus Wakil Koordinator KontraS Diserang Penyiraman Air Keras di Jakarta Pusat, Luka Bakar Hingga 24%.  

DN.com – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban serangan penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK) pada Kamis malam, 12 Maret 2026.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat. Serangan tersebut menyebabkan luka serius pada korban. Jum’at (13/3/2026).

Insiden terjadi saat Andrie mengendarai motor, tak lama setelah ia mengisi podcast terkait topik “Remiliterisme” di kawasan Menteng.

Berdasarkan rekaman CCTV dan laporan yang ada, korban diikuti oleh dua orang pria yang naik motor berboncengan sebelum kemudian menyiramkan air keras ke arahnya.

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar cairan kimia yang meliputi area wajah, dada, kedua tangan, dan mata kanan dengan tingkat keparahan hingga 24%.

Ia langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Polda Metro Jaya telah membenarkan kejadian ini dan tengah melakukan penyelidikan intensif.

Langkah yang dilakukan termasuk pemeriksaan rekaman CCTV serta pencarian dan pemeriksaan saksi guna mengejar pelaku dan mengungkap motif di balik serangan.

KontraS mengecam keras aksi penyerangan tersebut dan mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.

Aksi tersebut dinilai sebagai upaya pembungkaman terhadap aktivis HAM. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih dalam proses pemburuan pelaku yang bertanggung jawab.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal
BGN Batasi Dapur MBG Maksimal 6 per Kecamatan, Alihkan Fokus ke Efisiensi dan Kualitas Layanan
KPK Periksa Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Gratifikasi Rita Widyasari, Diduga Terima Uang Bulanan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif

Senin, 8 Juni 2026 - 18:30 WIB

Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 15:45 WIB

Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 11:53 WIB

Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 11:31 WIB

Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal

Berita Terbaru