350 Dapur SPPG Program MBG di Jawa Barat Dihentikan, Alasannya Begini!  

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menegaskan kewajiban seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk membeli telur langsung dari peternak lokal.

Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menegaskan kewajiban seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk membeli telur langsung dari peternak lokal.

DN.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Barat menjadi sorotan setelah sebanyak 350 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dihentikan sementara operasionalnya. Senin (16/3/2026).

Keputusan ini diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah ditemukan sejumlah dapur belum memiliki dokumen dan fasilitas wajib yang ditetapkan.

Penghentian tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor 839/D.TWS/03/2026 yang ditandatangani Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro.

Baca Juga:  Program MBG Putar Ekonomi Daerah, Satu SPPG Kelola Rp1 Miliar per Bulan

Beberapa syarat penting yang belum terpenuhi antara lain tidak memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta mess untuk petugas.

Ketua Satgas MBG Jawa Barat, Linda Al Amin, menyampaikan bahwa pihaknya di daerah berfokus pada pengawasan keamanan makanan dan kualitas bahan pangan.

“Penghentian operasional merupakan kewenangan BGN. Kami lebih fokus memantau kualitas bahan pangan dan standar kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Anggaran MBG Tergerus Putusan MK, DPR Desak Pemerintah Cari Solusi

Menurut Linda, pengecekan bahan pangan dilakukan untuk memastikan sayuran maupun daging yang digunakan aman dan bebas dari zat berbahaya.

Ia menilai langkah tegas BGN merupakan upaya menjaga mutu program MBG agar tidak menimbulkan masalah kesehatan bagi penerima manfaat.

Satgas MBG Jawa Barat juga menyatakan dukungan penuh terhadap penertiban ini, dengan harapan setiap dapur program MBG dapat memenuhi standar keamanan dan kesehatan sebelum diberi izin untuk kembali beroperasi.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh
Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima
Empat Pelajar Diduga Terlibat Pengeroyokan di Garut Diamankan Resmob Polda Jabar
KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terkait Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon
Uji Aturan IKN, Tiga Pemohon Minta MK Tegaskan Status Nusantara sebagai Ibu Kota Negara
27.099 Manajer Kopdes Merah Putih Teken Surat Penawaran, 1.051 Dilaporkan Mundur
Kapolri Mutasi 19 Kapolda, Irjen Hengki Resmi Gantikan Pipit Rismanto di Jabar

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Daftar Bansos Kini Cukup Pakai NIK KTP, Pemerintah Percepat Verifikasi Penerima

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Empat Pelajar Diduga Terlibat Pengeroyokan di Garut Diamankan Resmob Polda Jabar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Uji Aturan IKN, Tiga Pemohon Minta MK Tegaskan Status Nusantara sebagai Ibu Kota Negara

Berita Terbaru