Rp 900 Miliar per Hari untuk Makan Bergizi Gratis: BGN Siap Menggelontorkan Dana Besar!

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Target penerima MBG sebesar 82,9 juta orang ditargetkan bakal tercapai pada Februari 2026.

Target penerima MBG sebesar 82,9 juta orang ditargetkan bakal tercapai pada Februari 2026.

 

Deltanusantara.com – Badan Gizi Nasional (BGN) siap menggelontorkan dana besar untuk melaksanakan program makan bergizi gratis pada awal tahun 2026. Rabu (3/12/2025).

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan bahwa BGN akan menghabiskan Rp 900 miliar per hari untuk program ini, dengan target penerima manfaat mencapai 60 juta orang.

Dadan mengatakan bahwa sebanyak 24 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditargetkan beroperasi pada akhir Desember nanti, dan akan melayani setidaknya 60 juta penerima manfaat pada Januari 2026.

Baca Juga:  BGN Akui Prihatin, Minta Maaf atas Kejadian Keracunan Massal Makan Bergizi Gratis

Target penerima MBG sebesar 82,9 juta orang ditargetkan bakal tercapai pada Februari 2026.

“Dan tahun depan, satu hari di bulan Januari itu. Kami akan mengirimkan uang atau menggunakan uang per hari Rp 900 miliar,” ujar Dadan dalam acara Rapimnas Kadin 2025.

Dari anggaran tersebut, sebanyak 85% akan digunakan untuk membeli bahan baku untuk program MBG, sedangkan sisanya akan digunakan untuk membayar upah pekerja di SPPG.

Baca Juga:  Jangan Tertipu! Semua Biaya PPG PAI Kemenag Ditanggung Pemerintah, Berikut Penjelasannya!

Dadan menyatakan bahwa ini adalah potensi ekonomi yang luar biasa dan akan menjadi dorongan ekonomi yang cukup besar pada tahun 2026.

BGN juga tengah membuat perencanaan agar rekening virtual account SPPG diisi dengan otomatis, sehingga mitra SPPG tidak harus mengusulkan proposal setiap bulan, tapi melaporkan penggunaan uang setiap bulan.

“Jadi nanti, setiap SPPG operasional, uangnya akan selalu ada di virtual account.

Baca Juga:  BGN Hentikan Sementara 1.512 SPPG di Wilayah ll, Ini Alasannya!

Itu kita akan isi Rp 500 juta. Jadi kalau berkurang Rp 300 juta, otomatis akan kembali ke Rp 500 juta. Dan itu yang akan terjadi selamanya,” imbuh Dadan.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru