Koperasi Desa Merah Putih: Mendes Yandri Fokus pada Pembentukan Kelembagaan, Rekrutmen SDM Belum Dilakukan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Mei 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koperasi Desa Merah Putih: Mendes Yandri Fokus pada Pembentukan Kelembagaan, Rekrutmen SDM Belum Dilakukan

Koperasi Desa Merah Putih: Mendes Yandri Fokus pada Pembentukan Kelembagaan, Rekrutmen SDM Belum Dilakukan

 

Deltanusantara.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menargetkan akhir Mei sebanyak 75.000 desa dan kelurahan se-Indonesia sudah membentuk koperasi merah putih.

Sehingga proses pembentukan koperasi desa merah putih dengan cara masyarakat desa khusus (musdesus) terus digenjot di berbagai wilayah hingga saat ini. Senin (12/5/2025)

Meski demikian, Yandri mengatakan, sampai saat ini belum ada rekrutmen terkait sumber daya manusia (SDM) yang bakal bekerja di koperasi desa merah putih.

“Kita akan ada rekrutmen nanti tapi belum ya walaupun sekarang sudah banyak iklan-iklan itu, itu iklan gelap tuh, enggak ada. Sekarang belum ada rekrutmen,” ucap Yandri Minggu (11/5/2025).

Baca Juga:  Pengusutan Mantan Jubir KPK Febri dalam Dugaan Perintangan dan TTPU SLY Masih Terus Bergulir

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan untuk saat ini koperasi desa merah putih fokus pada pembentukan kelembagaan.

“Jadi kalau ada di TikTok atau di media sosial, kita bangun dulu wadahnya, badan hukumnya, gudangnya dan lain sebagainya. Nanti akan ada memang rekrutmen SDM-nya,” terang dia.

Yandri mengusulkan agar koperasi desa merah putih dikelola oleh para sarjana desa setempat yang tinggal di perkotaan.

Baca Juga:  Gempa M 7,6 Guncang Sulut, BMKG Catat Gelombang Tsunami di Sejumlah Wilayah

“Kalau bisa sarjana-sarjana dari desa yang belum kerja ada di kota kita minta pulang, ya kan?. Atau mungkin ada dari pihak perbankan yang mau terlibat langsung di koperasi boleh juga menjadi pegawai di sana,” kata dia.

Selain itu, koperasi desa merah putih nantinya bisa dikelola oleh para aparatur sipil negara (ASN) yang baru saja direkrut oleh negara.

“Arahan Bapak Presiden dan itu mungkin dari PPPK yang sudah direkrut, itu bisa juga ditugaskan di koperasi desa merah putih,” tuturnya. Melansir dilaman Kompas.

Baca Juga:  Kado Akhir Tahun 2025: Penemuan Cadangan Sumur Minyak Baru di Sungai Anggur Utara

Sekadar diketahui, pembentukan koperasi desa atau kelurahan merah putih diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa melalui pendekatan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada prinsip gotong royong kekeluargaan dan saling membantu.

Peluncuran koperasi tersebut akan dilakukan pada 12 Juli 2025 yang bertepatan pada Hari Koperasi Nasional.***

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

Penulis : Gerry

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru