DN.com – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) terus memperkuat pemberantasan kejahatan jalanan. Hasilnya, sebanyak 352 kasus yang meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil diungkap.
Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 413 tersangka serta sejumlah barang bukti. Dikutip. Sabtu (8/8/2026).
Di antaranya 1.016 unit sepeda motor, 12 unit mobil, tiga pucuk senjata api, dan ratusan senjata tajam.
Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja seluruh jajaran kepolisian di wilayah hukum Polda Jabar.
“Pertama, kita mengungkap 352 kasus kejahatan jalanan dengan 413 pelaku. Ini yang ditangani Polda Jawa Barat sendiri oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum maupun Direktorat Reserse Narkoba yang ada di Polda dan juga jajaran, mulai dari Poltabes, Polrestabes, Polresta, dan Polres jajaran,” pada ujar Pipit, Jumat (7/8/2026).
Menurut Pipit, jumlah barang bukti yang diamankan masih berpotensi bertambah. Hal itu seiring dengan pengembangan terhadap kasus-kasus yang telah diungkap.
Berhasil diamankan 1.016 kendaraan roda dua, kemudian 12 kendaraan roda empat. Ini masih bisa berkembang.
“Ada juga tiga pucuk senjata api serta ratusan senjata tajam lainnya,” katanya.
Untuk menekan angka kriminalitas sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polda Jabar menerapkan empat strategi utama.
Strategi pertama dilakukan melalui peningkatan patroli dialogis oleh Tim URC dan tim gabungan yang melibatkan TNI, Polri serta unsur pemerintah daerah.
Patroli menyasar permukiman warga, lokasi dan waktu rawan kejahatan, hingga pusat-pusat aktivitas masyarakat.
Polda Jabar juga menyediakan layanan pengawalan pulang malam secara gratis bagi masyarakat yang merasa tidak aman saat berkendara pada malam hari.
Langkah tersebut diperkuat dengan peningkatan infrastruktur keamanan melalui pengaktifan sistem keamanan lingkungan (siskamling), pemasangan kamera pengawas atau CCTV, serta peningkatan penerangan jalan di lokasi yang dinilai rawan.
Strategi keempat dilakukan melalui edukasi dan pendekatan kepada masyarakat, salah satunya melalui kegiatan keagamaan.
Kapolda Jabar bersama jajaran secara rutin melaksanakan program Jumat Keliling untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat.
Dengan strategi tersebut, Polda Jabar berharap upaya pencegahan dan penindakan dapat berjalan beriringan sehingga angka kejahatan jalanan dapat ditekan dan rasa aman masyarakat semakin meningkat.***
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Moh. Asep