DN.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan Compressed Natural Gas (CNG) Merah Putih 3 kilogram sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg bersubsidi.
Program ini ditujukan untuk memanfaatkan gas bumi dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG. Selasa (7/7/2026).
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, mengatakan pemerintah saat ini sedang menyiapkan belasan unit prototipe tabung CNG yang akan diuji di Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).
Baca Juga:
Komdigi Resmi Hentikan Registrasi Kartu SIM Pakai NIK dan KK, Kini Wajib Pindai Wajah
Balik Nama Kendaraan Bekas Kini Gratis, Ini Daftar Biaya yang Tetap Harus Dibayar
Gotong Royong Warga Babatan Bangunkan Rumah Layak Huni untuk Mbah Reban
Menurutnya, tabung CNG menggunakan teknologi komposit tipe 4 yang lebih ringan dibandingkan tabung gas konvensional sehingga lebih nyaman digunakan masyarakat.
Pada tahap awal, tabung tersebut masih diimpor dari China sebelum nantinya diproduksi di dalam negeri.
Pemerintah juga memastikan harga CNG Merah Putih akan disamakan dengan harga LPG 3 kg bersubsidi.
Dengan skema tersebut, penggunaan gas bumi domestik diperkirakan mampu menekan beban subsidi energi hingga sekitar 30 persen.
Implementasi program akan dilakukan secara bertahap, dimulai di kota-kota besar di Pulau Jawa yang telah memiliki jaringan infrastruktur gas.
Kementerian ESDM juga telah berkoordinasi dengan untuk memastikan pasokan gas tetap tersedia.
Harga LPG Tetap
Sementara itu, belum mengubah harga LPG 3 kg bersubsidi. Di tingkat pengecer, harga masih berkisar Rp22.000 per tabung, sedangkan Harga Eceran Tertinggi (HET) tetap Rp19.000 per tabung di sejumlah daerah.
Baca Juga:
Milad Pertama, Yayasan Bina Anugerah Sejati Gelar Sunat Massal Gratis untuk 60 Anak di Kediri
Kasus Korupsi MBG Bertambah, Kejagung Tahan Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan
Semangat Gotong Royong Warga Babatan, Bedah Rumah Lansia hingga Percantik Dusun Sambut HUT RI ke-81
Adapun harga LPG non-subsidi sejak 18 April 2026 di tingkat agen resmi adalah sebagai berikut:
LPG 5,5 kg: mulai Rp107.000 hingga Rp134.000 per tabung, tergantung wilayah.
LPG 12 kg: mulai Rp208.000 hingga Rp285.000 per tabung.
Pemerintah berharap program CNG Merah Putih dapat menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan pemanfaatan energi dalam negeri sekaligus mengurangi beban subsidi dan impor LPG.***
Penulis : Redaksi






