Tiga Peserta Latsarmil Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal, Korps Marinir Perketat Pengawasan Kesehatan

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korps Marinir TNI AL memperketat pengawasan kesehatan peserta Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) setelah tiga calon manajer Koperasi Merah Putih dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti pelatihan di lokasi berbeda.

Korps Marinir TNI AL memperketat pengawasan kesehatan peserta Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) setelah tiga calon manajer Koperasi Merah Putih dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti pelatihan di lokasi berbeda.

 

DN.com – Korps Marinir TNI Angkatan Laut memperketat pengawasan kesehatan peserta Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih.

Langkah ini dilakukan setelah tiga peserta dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti pelatihan di lokasi yang berbeda. Sabtu (27/6/2026).

Selain memperketat pemeriksaan kesehatan, Korps Marinir juga meningkatkan sistem tanggap darurat medis selama pelaksanaan pelatihan guna mengantisipasi kondisi darurat yang dapat dialami peserta.

Peserta terbaru yang meninggal dunia adalah Novia Rahmadhani Sihotang. Ia mengembuskan napas terakhir saat mengikuti pelatihan di Satuan Pendidikan (Satdik) Pusat Bahasa (Pusbahasa) Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Udara (Kodiklatau), Jakarta, pada 23 Juni 2026.

Sebelumnya, dua peserta lainnya juga dilaporkan meninggal dunia saat menjalani pelatihan. Mereka adalah Anisa Muyassaroh yang mengikuti pendidikan di Satuan Pendidikan Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan, serta Yonanda Muhammad Taufiq yang mengikuti pendidikan di Satuan Pendidikan Pusat Latihan dan Tempur Kodiklatad, Baturaja.

Menyusul rangkaian kejadian tersebut, pengawasan terhadap kondisi kesehatan peserta diperketat sejak sebelum, selama, hingga setelah kegiatan pelatihan berlangsung.

Selain itu, kesiapsiagaan tim medis dan mekanisme penanganan darurat juga ditingkatkan untuk meminimalkan risiko selama pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Ingin Anggaran MBG Dipangkas Lebih Besar, Kemenkeu Bentuk Tim Pengawas SPPG di Daerah
Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Polda NTB, Dari Irwasda hingga Empat Kapolres Berganti
Kejati DKI Jakarta Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Kementerian PU, Kerugian Negara Capai Rp16 Miliar
Perkuat Tata Kelola Program Gizi Nasional, Badan Gizi Nasional dan Kemenkeu Bahas Refocusing Anggaran hingga Pengawasan SPPG
Bupati Lucky Hakim Buka Survei Akreditasi RSUD Indramayu, Tekankan Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien
Pengamat Soroti Pelibatan TNI dalam Pelatihan Pengelola Koperasi Merah Putih
Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mudah, Bapenda Jabar dan bank bjb Hadirkan Layanan bjb T-Samsat
Pemerintah Pangkas Target KopDes Merah Putih Jadi 40.000 Unit, Fokus pada Operasional dan Keberlanjutan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:34 WIB

Tiga Peserta Latsarmil Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal, Korps Marinir Perketat Pengawasan Kesehatan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:19 WIB

Menkeu Purbaya Ingin Anggaran MBG Dipangkas Lebih Besar, Kemenkeu Bentuk Tim Pengawas SPPG di Daerah

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:14 WIB

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Polda NTB, Dari Irwasda hingga Empat Kapolres Berganti

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:34 WIB

Kejati DKI Jakarta Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Kementerian PU, Kerugian Negara Capai Rp16 Miliar

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:06 WIB

Perkuat Tata Kelola Program Gizi Nasional, Badan Gizi Nasional dan Kemenkeu Bahas Refocusing Anggaran hingga Pengawasan SPPG

Berita Terbaru