Bupati Lucky Hakim Buka Survei Akreditasi RSUD Indramayu, Tekankan Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lucky Hakim: Akreditasi Rumah Sakit Bukan Sekadar Sertifikat, Tapi Komitmen Mutu Pelayanan.

Lucky Hakim: Akreditasi Rumah Sakit Bukan Sekadar Sertifikat, Tapi Komitmen Mutu Pelayanan.

DN.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim secara resmi membuka kegiatan survei akreditasi luring Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Indonesia (LARSI), di Aula Kidang Kencana 3 RSUD Indramayu, Kamis (25/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa akreditasi rumah sakit bukan sekadar upaya meraih sertifikat, melainkan instrumen strategis untuk mengukur sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara menyeluruh.

Proses akreditasi RSUD Indramayu oleh LARSI berlangsung pada 22–25 Juni 2026. Tahapan survei diawali secara daring pada 22 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dengan survei luring di lingkungan RSUD Indramayu pada 24–25 Juni 2026.

Menurut Lucky, akreditasi menjadi sarana penting untuk menilai efektivitas tata kelola rumah sakit, budaya keselamatan pasien, serta kemampuan organisasi dalam memberikan pelayanan sesuai standar nasional.

“Rumah sakit daerah merupakan wajah pelayanan publik di bidang kesehatan. Keberhasilan RSUD Indramayu dalam membangun budaya mutu akan mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Lucky pada Rabu (24/6/2026).

Ia menambahkan, sebagai pemilik rumah sakit, Pemerintah Kabupaten Indramayu memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat berlangsung secara aman, bermutu, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Bupati Lucky berharap proses survei akreditasi dapat menjadi sarana evaluasi yang objektif dan konstruktif.

Berbagai masukan serta rekomendasi dari tim surveior diharapkan menjadi bahan perbaikan berkelanjutan, bukan sekadar formalitas penilaian.

“Saya berharap seluruh rangkaian survei akreditasi RSUD Indramayu Tahun 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi kemajuan rumah sakit serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Indramayu,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Lucky juga menyampaikan apresiasi kepada tim surveior LARSI yang dipimpin drg. Denny Hardianto, M.P.H., M.H., FISQUA., FRSPH., CPPS., LMCS., beserta seluruh anggota tim.

Ia berpesan agar budaya mutu, keselamatan pasien, disiplin, integritas, dan pelayanan prima terus diterapkan dalam setiap aktivitas pelayanan kesehatan, tidak hanya saat proses survei berlangsung.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD Indramayu, dr. Agung Suhartono, menyatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi proses akreditasi tersebut.

“Kami berkomitmen untuk menunjukkan kondisi pelayanan yang sesungguhnya, bukan hanya pada saat survei berlangsung.

Akreditasi ini menjadi momentum bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan standar pelayanan kepada pasien,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Indramayu juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan sarana dan prasarana kesehatan, pengembangan sumber daya manusia, transformasi digital rumah sakit, serta peningkatan tata kelola pelayanan kesehatan yang profesional dan akuntabel.

Kegiatan pembukaan survei akreditasi luring ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu dr. Wawan Ridwan, Plt. Direktur RSUD Indramayu dr. Agung Suhartono, Dewan Pengawas RSUD Indramayu Iin Indrayati, serta jajaran manajemen dan tenaga kesehatan RSUD Indramayu.***

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Indramayu

Berita Terkait

Pengamat Soroti Pelibatan TNI dalam Pelatihan Pengelola Koperasi Merah Putih
Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mudah, Bapenda Jabar dan bank bjb Hadirkan Layanan bjb T-Samsat
Pemerintah Pangkas Target KopDes Merah Putih Jadi 40.000 Unit, Fokus pada Operasional dan Keberlanjutan
Busyro Muqoddas Usul Program MBG Dihentikan Sementara: Banyak Masalah dari Hulu ke Hilir
Anggaran PU Dipangkas 80%, Kebijakan Efisiensi Dinilai Ancam Proyek Infrastruktur Nasional
Pengadaan Motor Listrik untuk MBG Disorot, Pemerintah Pastikan Proyek Berlanjut
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:30 WIB

Bupati Lucky Hakim Buka Survei Akreditasi RSUD Indramayu, Tekankan Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:03 WIB

Pengamat Soroti Pelibatan TNI dalam Pelatihan Pengelola Koperasi Merah Putih

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:57 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mudah, Bapenda Jabar dan bank bjb Hadirkan Layanan bjb T-Samsat

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:24 WIB

Pemerintah Pangkas Target KopDes Merah Putih Jadi 40.000 Unit, Fokus pada Operasional dan Keberlanjutan

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:17 WIB

Busyro Muqoddas Usul Program MBG Dihentikan Sementara: Banyak Masalah dari Hulu ke Hilir

Berita Terbaru