Kementrian ESDM Siapkan CNG Merah Putih 3 Kg, Harga Disamakan dengan LPG Bersubsidi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption Foto:  Ilustrasi tabung CNG Merah Putih 3 kilogram yang tengah disiapkan Kementerian ESDM sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg bersubsidi. Program ini ditargetkan memanfaatkan gas bumi domestik, mengurangi impor LPG, serta menekan beban subsidi energi dengan harga yang direncanakan tetap setara LPG 3 kg.

Caption Foto: Ilustrasi tabung CNG Merah Putih 3 kilogram yang tengah disiapkan Kementerian ESDM sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg bersubsidi. Program ini ditargetkan memanfaatkan gas bumi domestik, mengurangi impor LPG, serta menekan beban subsidi energi dengan harga yang direncanakan tetap setara LPG 3 kg.

 

DN.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan Compressed Natural Gas (CNG) Merah Putih 3 kilogram sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg bersubsidi.

Program ini ditujukan untuk memanfaatkan gas bumi dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG. Selasa (7/7/2026).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, mengatakan pemerintah saat ini sedang menyiapkan belasan unit prototipe tabung CNG yang akan diuji di Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).

Baca Juga:  Vidio Viral! Wamenaker Immanuel Ebenezer Dicuekin Saat Sidak ke Perusahan Tour and Travel

Menurutnya, tabung CNG menggunakan teknologi komposit tipe 4 yang lebih ringan dibandingkan tabung gas konvensional sehingga lebih nyaman digunakan masyarakat.

Pada tahap awal, tabung tersebut masih diimpor dari China sebelum nantinya diproduksi di dalam negeri.

Pemerintah juga memastikan harga CNG Merah Putih akan disamakan dengan harga LPG 3 kg bersubsidi.

Dengan skema tersebut, penggunaan gas bumi domestik diperkirakan mampu menekan beban subsidi energi hingga sekitar 30 persen.

Baca Juga:  Kemenag Susun Pedoman Safeguarding Pesantren Ramah Anak, Perlindungan Santri Jadi Prioritas

Implementasi program akan dilakukan secara bertahap, dimulai di kota-kota besar di Pulau Jawa yang telah memiliki jaringan infrastruktur gas.

Kementerian ESDM juga telah berkoordinasi dengan untuk memastikan pasokan gas tetap tersedia.

Harga LPG Tetap

Sementara itu, belum mengubah harga LPG 3 kg bersubsidi. Di tingkat pengecer, harga masih berkisar Rp22.000 per tabung, sedangkan Harga Eceran Tertinggi (HET) tetap Rp19.000 per tabung di sejumlah daerah.

Baca Juga:  Ditjen Migas Dorong Uji Teknis BBM Bobibos, Potensi Pasar Energi Alternatif Menggiurkan

Adapun harga LPG non-subsidi sejak 18 April 2026 di tingkat agen resmi adalah sebagai berikut:

LPG 5,5 kg: mulai Rp107.000 hingga Rp134.000 per tabung, tergantung wilayah.

LPG 12 kg: mulai Rp208.000 hingga Rp285.000 per tabung.

Pemerintah berharap program CNG Merah Putih dapat menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan pemanfaatan energi dalam negeri sekaligus mengurangi beban subsidi dan impor LPG.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada
Zulhas Evaluasi Program Prioritas Prabowo, Pelaksanaan MBG dan Kopdes Masih Hadapi Tantangan
Nomor HP Dipakai 10 Tahun Bisa Jadi Pertimbangan Pindar Menilai Calon Nasabah
Kepala BGN Ingatkan Mitra SPPG Waspada Penipuan Berkedok Buka Suspend Dapur MBG
Kapolri Mutasi 424 Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Rabu, 2 September 2026 - 19:31 WIB

Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato

Selasa, 1 September 2026 - 17:48 WIB

KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Selasa, 1 September 2026 - 08:34 WIB

Zulhas Evaluasi Program Prioritas Prabowo, Pelaksanaan MBG dan Kopdes Masih Hadapi Tantangan

Berita Terbaru