DN.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut menetapkan dan menahan dua orang tersangka yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan dan penganiayaan di wilayah Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Senin (6/7/2026).
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di kawasan Pondok Pesantren Darussalam Al-Mubtadiin, Kampung Situ Gede, Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Sementara itu, penahanan terhadap kedua tersangka dilakukan pada Sabtu dini hari (4/7/2026).
Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Herman Saputra, menjelaskan bahwa perkara ini ditangani berdasarkan dugaan tindak pidana pengeroyokan, yakni melakukan kekerasan secara bersama-sama di muka umum terhadap orang, serta dugaan tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Berdasarkan hasil penyelidikan, korban berinisial M. Fadhil R. Badawi, warga Desa Sukaraja, Kecamatan Wanaraja, diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian dalam bibir bawah sebelah kiri akibat pukulan menggunakan kepalan tangan.
“Aksi pengeroyokan tersebut diduga dipicu karena para pelaku berada dalam pengaruh minuman keras, sehingga terjadi tindakan kekerasan terhadap korban,” ujar AKP Herman Saputra, Senin (6/7/2026).
Dua tersangka yang telah ditahan masing-masing berinisial DB alias I dan DW alias N. Keduanya merupakan warga Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut.
“Saat ini kedua tersangka telah menjalani proses penahanan guna kepentingan penyidikan,” kata AKP Herman.
Polres Garut menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap tindak pidana kekerasan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar menyelesaikan setiap persoalan melalui cara-cara damai dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten Garut tetap aman dan kondusif.***
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Moh. Asep