DN.com Lamongan – Kepedulian dan semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga RT 01 Dusun Babatan, Desa Sekarbagus, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Selasa (7/7/2026).
Bersama para donatur, mereka membangun rumah layak huni untuk Mbah Reban, seorang lansia yang hidup sebatang kara.
Pembangunan dimulai pada Jumat, 3 Juli 2026, berawal dari kepedulian warga yang selama ini rutin mengikuti kegiatan Yasin-Tahlil.
Baca Juga:
Bahlil: CNG Pengganti LPG 3 Kg Lebih Murah, Potensi Hemat Subsidi hingga Rp30 Triliun
Kas Pemprov Jabar Tembus Rp71 Miliar, PKB dan BBNKB Jadi Penyumbang Terbesar Pendapatan Daerah
Kurang dari 7 Jam, Polsek Garut Kota Ringkus Pelaku Curanmor dan Amankan Motor Curian
Selain itu, bantuan juga datang dari para dermawan, termasuk warga perantauan asal Babatan yang berada di Riau.
Sebelumnya, rumah yang ditempati Mbah Reban dalam kondisi rusak parah. Dinding kayu telah lapuk, atap bocor, dan lantai tanah membuat rumah tersebut tidak lagi layak dihuni.
Pada hari pertama, warga bergotong royong menguruk lahan, membuat pondasi menggunakan batu kumbung, serta menyiapkan empat tiang utama rumah. Seluruh pekerjaan dilakukan secara sukarela tanpa mengharapkan imbalan.
Ketua RT 01, Ustadz Ibnu Sutowo, mengatakan pembangunan rumah ini merupakan wujud nyata kepedulian warga terhadap sesama.
Baca Juga:
Jelang Vonis Ririn Rifanto, Keluarga Korban Pembunuhan Paoman Minta Hakim Jatuhkan Hukuman Mati
Polres Majalengka Gagalkan Peredaran 1.946 Butir Obat Keras Ilegal, Seorang Pria Ditangkap
“Ini bukan hanya rumah untuk Mbah Reban, tetapi bukti bahwa semangat gotong royong dan rasa kekeluargaan masih terjaga di Babatan,” ujarnya.
Pembangunan ditargetkan rampung sebelum 17 Agustus 2026, sehingga Mbah Reban dapat menempati rumah barunya saat peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi masih dipersilakan memberikan bantuan berupa dana, material bangunan, maupun tenaga agar pembangunan dapat segera diselesaikan.***
Baca Juga:
1.200 Dapur MBG di Daerah 3T Belum Beroperasi, Investor Khawatir Dana Rp8,7 Triliun Terancam
Komdigi Resmi Hentikan Registrasi Kartu SIM Pakai NIK dan KK, Kini Wajib Pindai Wajah
Kementrian ESDM Siapkan CNG Merah Putih 3 Kg, Harga Disamakan dengan LPG Bersubsidi
Penulis : Sugio
Editor : Redaksi






