Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi 29 Maret, Jasa Marga Perkirakan 250 Ribu Kendaraan

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi 29 Maret, Jasa Marga Perkirakan 250 Ribu Kendaraan.

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi 29 Maret, Jasa Marga Perkirakan 250 Ribu Kendaraan.

 

DN.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026, dengan jumlah kendaraan yang melintas diperkirakan mencapai sekitar 250 ribu unit. Kamis (26/3/2026).

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa proyeksi tersebut didasarkan pada tren pergerakan kendaraan selama periode arus balik yang masih berlangsung.

“Prediksi sementara sesuai dengan tren saat ini, sekitar 250.000 kendaraan pada tanggal 29 yang akan datang,” ujar Rivan usai melakukan peninjauan di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Bekasi.

Ia menjelaskan, sebelumnya sempat muncul perkiraan lonjakan kendaraan hingga 285 ribu unit. Namun, kondisi arus lalu lintas kini dinilai lebih terkendali karena sebaran kendaraan yang lebih merata.

Pemerintah juga mencatat puncak arus balik harian mencapai 256.338 kendaraan pada Selasa (24/3/2026).

Rivan mengimbau para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, mulai dari kondisi kendaraan hingga kesiapan fisik pengemudi.

Selain itu, pemilihan waktu keberangkatan juga dinilai menjadi faktor penting untuk menghindari kepadatan.

“Yang penting selain kesiapan kendaraan dan pengemudi, kesiapan dalam memilih waktu berangkat atau melakukan perjalanan itu juga penting,” ucapnya.

Sebagai bagian dari evaluasi dan peningkatan layanan, Jasa Marga juga melakukan peninjauan terhadap fasilitas pendukung, termasuk rest area, guna memastikan pelayanan tetap optimal selama periode arus balik Lebaran.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal
BGN Batasi Dapur MBG Maksimal 6 per Kecamatan, Alihkan Fokus ke Efisiensi dan Kualitas Layanan
KPK Periksa Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Gratifikasi Rita Widyasari, Diduga Terima Uang Bulanan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif

Senin, 8 Juni 2026 - 15:55 WIB

As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:45 WIB

Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 11:53 WIB

Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 11:31 WIB

Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal

Berita Terbaru