Tragedi di Kamar Kos Cirebon: Perempuan Hamil Tewas, Pelaku Diringkus Polisi dari Bus Antar Kota

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menyampaikan kedua pelaku berhasil diamankan pada Senin (16/03/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di wilayah Pasar Cikijing Kabupaten Majalengka saat berada di dalam bus antar kota.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar menyampaikan kedua pelaku berhasil diamankan pada Senin (16/03/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di wilayah Pasar Cikijing Kabupaten Majalengka saat berada di dalam bus antar kota.

 

DN.com – Peristiwa tragis menimpa seorang perempuan muda berinisial T.A (26) yang sedang hamil enam bulan mengundang duka mendalam.

Korban yang berdomisili di Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Kelurahan Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon pada Senin (16/03/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menjelaskan, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar mandi rumah kos setelah pemilik kos merasa curiga karena korban tidak terlihat keluar kamar dalam beberapa waktu.

“Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tergeletak di kamar mandi dengan kondisi tubuh masih mengenakan pakaian dan terdapat lilitan kain sarung pada bagian leher yang diduga menjadi penyebab korban kehilangan nyawa secara tragis,” ujar Kombes Hendra pada Rabu (18/03/2026).

Baca Juga:  Kecelakaan Laut di Garut, Polairud: 1 Orang Selamat, 2 Lainnya Masih Dalam Pencarian 

Kejadian semakin menyayat hati karena hasil pemeriksaan menunjukkan korban tengah mengandung janin berusia sekitar enam bulan, sehingga peristiwa tersebut tidak hanya merenggut nyawa korban tetapi juga calon bayi yang belum sempat melihat dunia.

Ditempat terpisah Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar SH SIK MSi menyampaikan, setelah menerima laporan penemuan jasad, jajaran kepolisian langsung melakukan penyelidikan intensif dengan memeriksa sejumlah saksi serta menelusuri aktivitas korban sebelum kejadian,” tuturnya.

Dari hasil penyelidikan diketahui, peristiwa pembunuhan terjadi pada Kamis (12/03/2026) sekitar pukul 02.00 WIB di kamar kos pelaku.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Subang Kembali Jadi Sorotan

Korban datang ke lokasi tersebut setelah sebelumnya berkomunikasi dengan pelaku melalui aplikasi percakapan daring.

Kasus tersebut berhasil terungkap dengan cepat setelah penyidik mengidentifikasi dua orang tersangka yakni L.H (25) dan R.K (42).

Keduanya berhasil diamankan pada Senin (16/03/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di wilayah Pasar Cikijing Kabupaten Majalengka saat berada di dalam bus antar kota,” jelasnya.

Pengungkapan kasus ini menjadi langkah penting untuk memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya yang harus menerima kenyataan pahit atas kehilangan orang tersayang.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, serta Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal seumur hidup atau pidana mati.

Baca Juga:  Gubernur Jabar Ajukan Pinjaman Rp2 Triliun, Selamatkan Proyek Infrastruktur Strategis 

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa tersebut.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menjalin komunikasi dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial maupun aplikasi perkenalan daring.

Aris juga mengingatkan agar selalu menjaga keselamatan diri dan segera melapor kepada pihak kepolisian jika menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa.***

 

Penulis : Moh Asep

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada
Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah
Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Bupati Subang Koordinasi dengan Kementerian
Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas
Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder
Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang
664 Bangunan Liar dan Lapak PKL Ditertibkan, Pemkot Bandung Tegaskan Penegakan Aturan Secara Humanis
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Jabar Kunjungi Kodam III/Siliwangi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:32 WIB

Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:24 WIB

Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang

Berita Terbaru