Deltanusantara.com – Tragedi terjadi di kawasan wisata Pantai Puncak Guha, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Minggu (20/7/2025).
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa tiga orang wisatawan asal luar daerah terseret arus laut saat berenang, Satu orang berhasil diselamatkan, sementara dua lainnya masih dalam pencarian.
Kasat Polairud Iptu Aep Saprudin mengatakan kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WIB, tiga orang korban bersama beberapa rekannya turun dari bukit Puncak Guha menuju bibir pantai untuk berenang.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Tidak berselang lama, sekitar 10 menit berada di air, ombak besar datang dan menyeret tiga orang ke tengah laut.
“Korban selamat, atas nama Ahmad warga Cirebon, berhasil diselamatkan dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Caringin untuk mendapat perawatan.
Sementara dua korban lainnya, yakni Oka asal Brebes dan Ripan asal Sumedang, hingga saat ini belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan,” Ujar Iptu Aep.
Saksi mata bernama Nursafira (22), yang berada di lokasi saat kejadian, membenarkan bahwa ombak tiba-tiba datang dan menyeret ketiga korban ke tengah laut.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Pihak kepolisian melalui Sat Polairud Polres Garut telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya mendatangi lokasi kejadian, melakukan upaya penyelamatan dan mengevakuasi korban selamat.
Pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan unsur kepolisian, Basarnas, dan masyarakat setempat, Pihak keluarga korban telah dihubungi dan diminta segera menuju lokasi.***
Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.
Editor : Gerry
Sumber Berita : Moh Asep






