DN.com – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban serangan penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK) pada Kamis malam, 12 Maret 2026.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat. Serangan tersebut menyebabkan luka serius pada korban. Jum’at (13/3/2026).
Insiden terjadi saat Andrie mengendarai motor, tak lama setelah ia mengisi podcast terkait topik “Remiliterisme” di kawasan Menteng.
Berdasarkan rekaman CCTV dan laporan yang ada, korban diikuti oleh dua orang pria yang naik motor berboncengan sebelum kemudian menyiramkan air keras ke arahnya.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar cairan kimia yang meliputi area wajah, dada, kedua tangan, dan mata kanan dengan tingkat keparahan hingga 24%.
Ia langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Polda Metro Jaya telah membenarkan kejadian ini dan tengah melakukan penyelidikan intensif.
Langkah yang dilakukan termasuk pemeriksaan rekaman CCTV serta pencarian dan pemeriksaan saksi guna mengejar pelaku dan mengungkap motif di balik serangan.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
KontraS mengecam keras aksi penyerangan tersebut dan mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.
Aksi tersebut dinilai sebagai upaya pembungkaman terhadap aktivis HAM. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih dalam proses pemburuan pelaku yang bertanggung jawab.***
Penulis : Redaksi






