Deltanusantara.com – Jalan di kota Bandung identik dengan kemacetan serta semerawutnya trotoar jalan yang dipenuhi parkir liar dan para pedagang kaki lima, kini berubah terlihat rapih dan bersih, salah satunya Jalan Pasteur.
Sebagaimana diketahui Jalan Pasteur yang selama ini menjadi salah satu titik sibuk serta sebagai gerbang utama menuju Kota Bandung, kini tampil berbeda. Rabu (16/4/2025).
Hal ini menjadi sorotan sekaligus pujian dari orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat yakni Dedi Mulyadi dalam kunjungannya baru-baru ini.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan, bahwa jalan yang dulunya penuh sesak dengan Pedagang Kaki Lima (PKL), parkir liar, dan kesemrawutan, kini menjelma menjadi kawasan yang rapi, bersih, dan tertata.
Saya bangga. Akhirnya kawasan ini bisa menjadi wajah kota yang ramah dan tertib,” ucapnya dalam video yang dilansir dari Instagram @dedimulyadi/1.
Dedi yang dikenal dengan gaya blusukannya yang khas, menyampaikan bahwa penataan kawasan ini tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga menyangkut penghormatan terhadap hak pejalan kaki.
“Trotoar bukan tempat jualan. Trotoar adalah hak pejalan kaki. Kalau kita hormati itu, berarti kita menghargai peradaban,” tegasnya.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Penataan Jalan Pasteur sendiri merupakan hasil kolaborasi apik antara Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Mereka menertibkan para PKL dan parkir liar yang selama ini menguasai ruang publik. Trotoar dipugar, fasilitas pejalan kaki diperbaiki, dan area hijau ditambahkan untuk menciptakan suasana yang lebih sejuk dan nyaman.
Bagi Dedi Mulyadi, transformasi ini bukan sekadar proyek fisik, tapi simbol perubahan mental dan kedisiplinan.
“Bandung ini kota kreatif, harusnya mulai dari wajahnya sudah kelihatan. Pasteur ini gerbang utama, masa kita sambut tamu dengan kekacauan!,”ucapnya.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Tak hanya memuji, Dedi juga memberi pesan kepada warga dan aparat setempat untuk menjaga apa yang sudah tertata.
Kalau sudah rapi, jangan dikembalikan lagi ke zaman chaos. Ini harus jadi standar baru,” katanya sambil tersenyum.***
Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya
di GoogleNews.
Penulis : Gerry






