Deltanusantara.com – Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Usep Saiful Muchtar, M.M., menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polda Jawa Barat atas inisiatif pembentukan Satgas Desk Stop Bullying Lodaya 2025. Rabu (17/12/2025).
Apresiasi itu diutarakan saat rangkaian kegiatan Desk Stop Bullying Lodaya 2025 di Aula Moeryono Polda Jabar, Selasa (16/12/).
Usep menilai satgas ini sebagai langkah konkret melindungi generasi muda dari dampak negatif perundungan yang dapat merusak karakter, kesehatan mental, dan masa depan pelajar.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
“Pembentukan satgas menunjukkan kepedulian dan keseriusan Polda Jabar dalam melindungi anak‑anak kita,” katanya.
Menurutnya, kehadiran satgas menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor polisi, sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Dengan penanganan yang cepat, terintegrasi, dan humanis, diharapkan kasus bullying dapat dicegah lebih efektif.
Usep menambahkan, upaya Polda Jabar selata dengan kebijakan Kementerian Agama melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menanamkan nilai‑nilai kasih sayang, empati, dan saling menghargai di madrasah.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Kolaborasi ini, kata dia, akan memperkuat pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak dan berkepribadian luhur.
“Kami sangat mengapresiasi Polda Jawa Barat yang telah membentuk Satgas Desk Stop Bullying Lodaya 2025.
Ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak‑anak kita, baik di sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya.
Usep berharap satgas ini menjadi contoh bagi daerah lain dan meningkatkan kesadaran bersama untuk tidak mentolerir segala bentuk perundungan.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam program Desk Stop Bullying Lodaya 2025 demi terwujudnya Jawa Barat yang aman, berkarakter, dan bebas dari bullying.***
Penulis : Moh Asep
Editor : Redaksi






