Tidak Menaikan Cukai Tembakau, Karangan Bunga Penuhi Halaman Kantor Kementerian Keuangan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara mengenai banyaknya kiriman karangan bunga pada Selasa (30/9/2025), di kantornya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara mengenai banyaknya kiriman karangan bunga pada Selasa (30/9/2025), di kantornya.

 

Deltanusantara.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara mengenai banyaknya kiriman karangan bunga pada Selasa (30/9/2025), di kantornya, Kementerian Keuangan.

Karangan bunga itu berisi kritik dan pujian dari banyak pihak terkait keputusan tidak menaikkan cukai hasil tembakau.

Ia mengungkapkan mengenai adanya kritikan keputusan itu, Purbaya mengakui bahwa tidak semua kebijakan akan disukai banyak pihak.

“Bunganya wangi kok bagus, nggak apa-apa, jadi gini. Setiap kebijakan kan ada pro dan kontra, ada yang suka ada yang tidak suka.

Cuma kita lihat mana yang paling bermanfaat buat ekonomi dan masyarakat,” kata Purbaya, di Kompleks Istana Kepresidenan, pada Selasa (30/9/2025).

Baca Juga:  PSI Tegas Tolak Budi Arie Jadi Kader:  Tempatnya Bukan di PSI

Purbaya mengatakan keputusan itu sudah melalui perhitungan. Dia berpandangan agar industri rokok di Indonesia tidak mati, sedangkan peredaran rokok ilegal semakin marak.

Menurut Purbaya, kalangan pelaku industri rokok juga mengungkapkan rasa syukur karena tidak kebijakan ini.

“Harusnya mereka kan minta turun, untungnya gak minta turun sih. Mereka bilang sudah cukup nggak naik.

Sambil saya jaga market di sini supaya produk-produk ilegal dari luar maupun dari dalam tidak menguasai pasar,” kata Purbaya.

Dalam kesempatan itu, Purbaya juga buka suara mengenai kritikan sejumlah pihak terkait masalah kesehatan imbas rokok.

Baca Juga:  Wapres Gibran Sebut Program Makan Bergizi Gratis Akan Dilakukan Secara Bertahap di 26 Provinsi

Dari pandangannya, saat ini industri rokok saat ini masih dibutuhkan untuk penciptaan lapangan kerja.

“Siapa yang bilang ? (kritikan). Kalau dia kesehatan, kalau dia bisa menciptakan lapangan kerja, kalau dia bisa menciptakan lapangan kerja sebanyak yang terjadi mengurang gara-gara industri yang mati, boleh kita ubah kebijakannya langsung,” kata Purbaya.

“Cuma kalau dia nggak bisa jangan ngomong aja. Kan masyarakat juga perlu penghidupan kan, saya bulang harus ada keseimbangan kebijakan,” sambungnya.

Namun menurutnya, menghentikan masyarakat untuk merokok bisa dilakukan dengan cara sosialiasi.

Baca Juga:  Prabowo Bahas Koperasi Desa Merah Putih dan MBG, Pemerintah Targetkan Benahi Kendala dalam Sebulan

“Kalau kita mengajari supaya mereka nggak merokok ya diajarin pengertiaannya siapa nggak merokok, dan harusnya bertahap.

Saya belum melihat program yang bertahap yang menciptakan lapangan kerja yang menggantikan orang-orang yang kerja di industri rokok,” ujar  Purbaya.

Sebelumnya, Purbaya mengungkapkan tidak akan menaikkan cukai rokok pada tahun depan, setelah berdiskusi dengan produsen rokok, seperti Djarum, Gudang Garam, dan Wismilak.

Selain itu Kementerian Keuangan juga akan ikut bekerja membersihkan pasar rokok ilegal dari dalam maupun luar negeri.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru