Deltanusantara.com – Kabupaten Subang baru saja menggelar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2025 di Hotel Laska Subang. Kamis (9/10/2025).
Sebanyak 15 desa wisata di Kabupaten Subang berpartisipasi dalam ajang ini, dan 8 desa terpilih menerima penghargaan dari dewan juri.
Pemenang ADWI Subang 2025
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
– Juara 1: Desa Wisata Sukamandi, Kecamatan Sagalaherang
– Juara 2: Desa Wisata Kasomalang Kulon, Kecamatan Kasomalang
– Juara 3: Desa Wisata Tambak Mekar, Kecamatan Jalancagak
Kategori Penghargaan Khusus
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
– Ekonomi Terngabret: Desa Wisata Bunihayu, Kecamatan Jalancagak
– Sosial Budaya Terngabret: Desa Wisata Dayeuh Kolot, Kecamatan Sagalaherang
– Inovasi Terngabret: Desa Wisata Sidajaya, Kecamatan Cipunagara
– Lingkungan Terngabret: Desa Wisata Sukasari, Kecamatan Dawuan
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
– Desa Wisata Terfavorit/Terngabret: Desa Wisata Sanca, Kecamatan Ciater.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Subang, Dra. Nenden Setiawati, M.Si, dalam laporannya menjelaskan “Dari 27 desa wisata yang mendaftar, diseleksi menjadi 15, lalu tersisa 8 yang mendapat anugerah.
Ke depan hasil ADWI Subang akan kami usulkan ke tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya pada Rabu (8/10).
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, menekankan pentingnya mengembangkan potensi wisata di Subang melalui desa wisata sebagai kekuatan ekonomi rakyat.
Ia juga menegaskan bahwa wisata bukan milik investor, tapi milik masyarakat Subang sepenuhnya.
“Wisata di Subang harus menjadi motor ekonomi rakyat. Wisata bukan milik investor, tapi milik masyarakat Subang sepenuhnya,” tegasnya disambut tepuk tangan para peserta.
Kang Rey juga mengungkapkan komitmen Pemkab Subang untuk terus berinovasi memperkenalkan potensi wisata daerah, salah satunya melalui Subangfest yang digelar rutin setiap akhir bulan.
“Satu hari Subangfest saja bisa menggerakkan ekonomi ratusan juta rupiah.
Ini cara kami menarik orang datang ke Subang dan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.***
Penulis : Gr






