Presiden Prabowo Subianto Lantik Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus untuk Reformasi Polri

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Komisaris Jenderal (Purn) Ahmad Dofiri sebagai penasihat khusus untuk melakukan reformasi total di institusi Polri.

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Komisaris Jenderal (Purn) Ahmad Dofiri sebagai penasihat khusus untuk melakukan reformasi total di institusi Polri.

 

Deltanusantara.com – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Komisaris Jenderal (Purn) Ahmad Dofiri sebagai penasihat khusus untuk melakukan reformasi total di institusi Polri. Senin (22/9/2025).

Penunjukan ini menjadi sorotan publik karena Ahmad Dofiri dikenal sebagai jenderal berani yang pernah memimpin sidang Komisi Kode Etik Polri dan memecat Ferdy Sambo, mantan Kepala Divisi Propam Polri, atas kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

Baca Juga:  Menkeu Ungkap Anggaran Motor Listrik BGN Rp1,05 T ‘Kecolongan’, Sistem Disebut Bermasalah

Profil Ahmad Dofiri

Ahmad Dofiri adalah lulusan terbaik Akpol tahun 1989 yang memiliki karier mentereng di kepolisian. Ia pernah menjabat sebagai:

– Kapolres Bandung (2007-2009)

– Kapolda Banten (2016)

– Kapolda Jawa Barat (2020-2021)

– Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri (2023-2024)

– Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (2024-2025)

 

Baca Juga:  Mensesneg: Belum Ada Usulan Jampidsus Baru ke Presiden, Pengganti Febrie Masih Diproses

Kekayaan Ahmad Dofiri

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2023, Ahmad Dofiri memiliki total kekayaan sebesar Rp7,3 miliar tanpa utang.

Aset terbesarnya adalah tanah dan bangunan senilai hampir Rp5 miliar yang tersebar di beberapa wilayah.

Publik menaruh harapan besar agar Ahmad Dofiri mampu membawa Polri menuju lembaga yang lebih profesional, transparan, dan dicintai masyarakat.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Janji Hapus Outsourcing, Para Pengusaha Kompak Minta Dikaji Ulang

Reformasi yang dinanti, terutama terkait penegakan etika, pengawasan internal, dan pengentasan praktik buruk, menjadi tantangan utama di pundak Dofiri dan pemerintah.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru