Deltanusantara.com – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Komisaris Jenderal (Purn) Ahmad Dofiri sebagai penasihat khusus untuk melakukan reformasi total di institusi Polri. Senin (22/9/2025).
Penunjukan ini menjadi sorotan publik karena Ahmad Dofiri dikenal sebagai jenderal berani yang pernah memimpin sidang Komisi Kode Etik Polri dan memecat Ferdy Sambo, mantan Kepala Divisi Propam Polri, atas kasus pembunuhan Brigadir Yosua.
Profil Ahmad Dofiri
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Ahmad Dofiri adalah lulusan terbaik Akpol tahun 1989 yang memiliki karier mentereng di kepolisian. Ia pernah menjabat sebagai:
– Kapolres Bandung (2007-2009)
– Kapolda Banten (2016)
– Kapolda Jawa Barat (2020-2021)
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
– Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri (2023-2024)
– Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (2024-2025)
Kekayaan Ahmad Dofiri
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2023, Ahmad Dofiri memiliki total kekayaan sebesar Rp7,3 miliar tanpa utang.
Aset terbesarnya adalah tanah dan bangunan senilai hampir Rp5 miliar yang tersebar di beberapa wilayah.
Publik menaruh harapan besar agar Ahmad Dofiri mampu membawa Polri menuju lembaga yang lebih profesional, transparan, dan dicintai masyarakat.
Reformasi yang dinanti, terutama terkait penegakan etika, pengawasan internal, dan pengentasan praktik buruk, menjadi tantangan utama di pundak Dofiri dan pemerintah.***
Penulis : Gr






