Deltanusantara.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memiliki rencana untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap utang negara dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Kamis (25/9/2025).
Menurutnya, dengan menciptakan iklim perekonomian yang kondusif, penerimaan negara akan meningkat dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan belanja negara.
Purbaya berencana untuk meningkatkan pendapatan negara dengan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Me-manage keuangan dengan baik pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, pendapatan pajak akan meningkat signifikan,” katanya.
Bahkan, ia telah melakukan perhitungan bahwa setiap 1% pertumbuhan ekonomi akan membawa tambahan pendapatan sekitar Rp 220 triliun dari pajak.
Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, Purbaya telah mengeluarkan kebijakan untuk memindahkan dana menganggur pemerintah di Bank Indonesia senilai Rp 200 triliun ke perbankan.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan peredaran uang primer dan mendorong pertumbuhan ekonomi,”ujarnya.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Menkeu Purbaya optimistis bahwa pendapatan negara akan terus meningkat dan menjadi andalan utama pemerintah dalam membiayai belanja negara, bukan lagi utang.
Dengan demikian, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan terhadap utang negara dan mencapai target APBN yang lebih sehat.***
Penulis : Gr






