Deltanusantara.com – Semua badan usaha penyedia bahan bakar minyak (BBM) resmi menurunkan harga produknya di SPBU mulai 1 Januari 2026.
PT Pertamina (Persero), Shell Indonesia, BP‑AKR, dan PT Vivo Energy Indonesia menjadi empat pemain utama yang menyesuaikan tarif. Selasa (06/1/2026).
Pertamina (DKI Jakarta)
– Pertalite: Rp 10.000 per liter (tidak berubah)
– Solar Subsidi: Rp 6.800 per liter (tidak berubah)
– Pertamax (RON 92): Rp 12.350 per liter (turun Rp 400)
– Pertamax Green 95: Rp 13.150 per liter (turun Rp 350)
– Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.400 per liter (turun Rp 350)
– Dexlite: Rp 13.500 per liter (turun Rp 1.200)
– Pertamina DEX: Rp 13.600 per liter (turun Rp 1.400)
Penyesuaian harga ini mengacu pada Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang mengubah formula harga dasar BBM.
BP‑AKR
– BP 92 (RON 92): Rp 12.500 per liter
– BP Ultimate (RON 95): Rp 13.190 per liter
– BP Ultimate Diesel (CN 53): Rp 13.860 per liter
Shell
– Shell Super (RON 92): Rp 12.700 per liter
– Shell V‑Power (RON 95): Rp 13.190 per liter
– Shell V‑Power Diesel (CN 51): Rp 13.860 per liter
– Shell V‑Power Nitro+ (RON 98): Rp 13.480 per liter
Vivo Energy
– Revvo 92: Rp 12.700 per liter
– Diesel Primus: Rp 13.610 per liter
Penurunan harga ini diharapkan dapat meringankan beban konsumen di tengah fluktuasi harga minyak dunia.
Semua harga berlaku di seluruh SPBU Indonesia per 5 Januari 2026, kecuali wilayah dengan pajak daerah khusus yang dapat berbeda.
Sumber ini berdasarkan pengumuman resmi Pertamina, data harga BBM per 5 Januari 2026.***
Penulis : Gr