Pemkot Bandung Siapkan Skema WFH ASN, Bidik Dongkrak Pariwisata

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Bandung Siapkan Skema WFH ASN, Bidik Dongkrak Pariwisata

Pemkot Bandung Siapkan Skema WFH ASN, Bidik Dongkrak Pariwisata

DN.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai menyiapkan langkah strategis menyusul rencana kebijakan pemerintah pusat terkait penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN) setelah Idulfitri.

Kebijakan ini dinilai membuka peluang baru, terutama untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang selama ini menjadi salah satu penopang utama ekonomi Kota Bandung.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu petunjuk teknis resmi dari pemerintah pusat.

Baca Juga:  Wali Kota Bandung Belajar dari Kabupaten Banyumas dalam Pengelolaan Sampah 

Hingga saat ini, kebijakan tersebut baru disampaikan secara lisan dan belum dituangkan dalam aturan rinci.

Meski demikian, Pemkot Bandung telah mulai menyusun sejumlah skenario sebagai langkah antisipasi jika kebijakan tersebut resmi diberlakukan. Salah satu fokus utama adalah memastikan pola kerja ASN tetap berjalan optimal tanpa mengganggu pelayanan publik.

“Kami sudah persiapkan, tinggal menyesuaikan dengan aturan dari pusat,” ujar Iskandar, Rabu (25/3/2026).

Dalam pembahasan internal, muncul opsi menjadikan hari Jumat sebagai pelaksanaan WFH.

Baca Juga:  Kepala Desa Tukdana Undang Anggota DPRD Sampaikan Keluhan Warga Dampak Proyek PT. JAKON BNL JO

Opsi ini dinilai strategis karena berpotensi mendorong masyarakat datang lebih awal ke Bandung, sehingga berdampak positif terhadap sektor pariwisata.

“Kalau hari Jumat WFH, orang bisa datang lebih awal ke Bandung. Ini tentu berdampak positif,” katanya.

Ia menambahkan, karakter Kota Bandung sebagai destinasi wisata memberikan peluang besar untuk memaksimalkan kebijakan tersebut dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kota Bandung kan salah satu sumber pendapatannya dari wisata. Kalau kunjungan meningkat, tentu akan menguntungkan,” jelasnya.

Baca Juga:  Toleransi Habis, Pemkot Bandung Tegas: Parkir Liar Bakal Diproses Pidana! 

Namun demikian, Iskandar menegaskan bahwa penerapan WFH tetap harus mengutamakan kualitas layanan publik.

Ia memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu akibat penyesuaian sistem kerja tersebut.

Pemkot Bandung juga akan melakukan evaluasi untuk menentukan hari paling tepat dalam penerapan WFH, setelah kebijakan resmi diterbitkan pemerintah pusat.

“Kita lihat nanti apakah Jumat, Senin, atau Selasa. Akan kami evaluasi sesuai kebutuhan,” pungkasnya.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru