Pemkot Bandung Perkuat Program Gaslah untuk Kurangi Sampah dari Sumbernya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Gaslah digaji Rp1.250.000 per orang per bulan dengan total anggaran Rp27 miliar per tahun.

Petugas Gaslah digaji Rp1.250.000 per orang per bulan dengan total anggaran Rp27 miliar per tahun.

 

DN.com – Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat program Gerakan Sampah Kelurahan (Gaslah) sebagai strategi utama pengurangan sampah dari sumbernya.

Petugas Gaslah digaji Rp1.250.000 per orang per bulan dengan total anggaran Rp27 miliar per tahun. Selasa (27/1/2026).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa Gaslah dirancang untuk memastikan pengelolaan sampah berhenti di tingkat RW.

Baca Juga:  Para pemudik Wajib Tau! Dua Titik Rawan Macet di Jalur Pantura Subang, Jelang Nataru

Setiap kelurahan ditargetkan mampu mengolah 25 kilogram sampah organik per RW per hari.

Sampah organik diolah langsung di wilayah kelurahan dengan metode seperti maggot dan komposter, hasilnya dimanfaatkan oleh masyarakat.

Sampah nonorganik diangkut oleh armada pengangkut sampah milik pemerintah.

Farhan menekankan peran lurah sebagai ujung tombak dalam memastikan proses pengolahan sampah berjalan sesuai target.

Baca Juga:  Wali Kota Bandung Belajar dari Kabupaten Banyumas dalam Pengelolaan Sampah 

Hasil olahan sampah organik dimanfaatkan untuk program Buruan Sae atau sebagai material penutup di TPA.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru