Deltanusantara.com – Pemerintah Desa Tempel Kulon Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu menggelar lelang tanah Titisara (tanah bengkok) seluas ±18H.
Acara berlangsung di halaman Kantor Desa Tempel Kulon. Rabu 12 Februari 2025.
Lelang diikuti dua peserta lelang yakni Warkim dan Ewmanto, diketahui harga dasar lelang ditetapkan sebesar Rp 261 juta.
Baca Juga:
Kecamatan Cisalak Disorot di Hari Otonomi Daerah, Respons Aduan Jadi Bahan Evaluasi
Ditjen Migas Dorong Uji Teknis BBM Bobibos, Potensi Pasar Energi Alternatif Menggiurkan
Defisit JKN Diproyeksi Tembus Rp30 Triliun, Wacana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Menguat
Sementara Pajak PBB yang dikenakan sebesar 23% atau Rp11 juta berikut tambahan akomodasi dan konsumsi acara.
Lelang tersebut dimenangkan oleh Erwanto dengan besaran penawaran Rp 332.303 ribu.
Untuk diketahui bahwa lelang tanah Titisara (tanah bengkok) desa berupa sawah yang akan dikelola oleh pemenang lelang.
Acara tersebut di hadiri Forkopincam, Sekmat, Kasie PMD, Kepala Desa Tempel, peserta lelang, dan warga masyarakat Desa Tempel Kulon.
Baca Juga:
Uji Materi Program MBG ke MK, Polemik Anggaran Pendidikan Kian Menguat
Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi, Pastikan Penanganan dan Kompensasi
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Rangkaian PLB di Bekasi Timur, Perjalanan Kereta Terganggu
Dari pantauan awak media Deltanusantara.com prosesi pelaksanaan lelang berjalan tanpa kendala dan penuh kekeluargaan.
Pihak Forkopincam serta kepala desa pun memberikan apresiasi atas pelaksanaan lelang tersebut yang berjalan dengan aman dan tertib.
Camat Lelea Achmad Fauzie Romdhon, menyampaikan bahwa menang dan kalah itu hal yang lumrah tinggal bagaimana agar bijak untuk menyikapinya.
Saya hanya bisa mendoakan, semoga tanah garapannya nanti dapat dikelola dengan baik sehingga akan menghasilkan dengan apa yang diharapkan,”katanya.
Baca Juga:
Prabowo Lantik Enam Pejabat Negara di Istana Negara, Dari Menteri hingga Penasihat Presiden
Dedi Mulyadi Perluas Beasiswa Sekolah Industri, Dorong Lahirnya Kelas Menengah Baru di Jabar
Pemerintah Evaluasi Program MBG di Tengah Lonjakan Harga Energi Global
Ia juga meminta agar pemenang lelang bisa memperkerjakan warga masyarakat sekitar yang membutuhkan pekerjaan.
Ditempat sama Kepala Desa Tempel Kulon Tasih, berharap agar pelaksanaan lelang 2025 – 2026 berjalan tertib dan lancar.
Ia juga mengimbau para peserta lelang untuk bijak dalam mengeluarkan anggaran dan bisa menerima hasil lelang dengan legowo.
Dirinya pun meminta jangan sampai usai lelang terjadi perselisahan di kalangan masyarakat Desa Tempel Kulon.
Bagi masyarakat atau yang berkepentingan menginginkan informasi lebih lanjut terkait lelang tanah, dapat menghubungi kantor Desa Tempel Kulon atau pemerintah Kecamatan Lelea,”jelasnya.***
Yuk baca artikel Deltanusantara.com lainnya di Google News.
Penulis : Dna Yaya
Editor : Gerry






