Pemerintah Desa Tempel Kulon Gelar lelang Tanah Titisarah Tahun 2025-2026 Berjalan Tertib

- Jurnalis

Rabu, 12 Februari 2025 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Desa Tempel Kulon Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu menggelar lelang tanah Titisara (tanah bengkok)

Pemerintah Desa Tempel Kulon Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu menggelar lelang tanah Titisara (tanah bengkok)

 

Deltanusantara.com – Pemerintah Desa Tempel Kulon Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu menggelar lelang tanah Titisara (tanah bengkok) seluas ±18H.

Acara berlangsung di halaman Kantor Desa Tempel Kulon. Rabu 12 Februari 2025.

Lelang diikuti dua peserta lelang yakni Warkim dan Ewmanto, diketahui harga dasar lelang ditetapkan sebesar Rp 261 juta.

Sementara Pajak PBB yang dikenakan sebesar 23% atau Rp11 juta berikut tambahan akomodasi dan konsumsi acara.

Lelang tersebut dimenangkan oleh Erwanto dengan besaran penawaran Rp 332.303 ribu.

Untuk diketahui bahwa lelang tanah Titisara (tanah bengkok) desa berupa sawah yang akan dikelola oleh pemenang lelang.

Acara tersebut di hadiri Forkopincam, Sekmat, Kasie PMD, Kepala Desa Tempel, peserta lelang, dan warga masyarakat Desa Tempel Kulon.

Dari pantauan awak media Deltanusantara.com prosesi pelaksanaan lelang berjalan tanpa kendala dan penuh kekeluargaan.

Pihak Forkopincam serta kepala desa pun memberikan apresiasi atas pelaksanaan lelang tersebut yang berjalan dengan aman dan tertib.

Camat Lelea Achmad Fauzie Romdhon, menyampaikan bahwa menang dan kalah itu hal yang lumrah tinggal bagaimana agar bijak untuk menyikapinya.

Saya hanya bisa mendoakan, semoga tanah garapannya nanti dapat dikelola dengan baik sehingga akan menghasilkan dengan apa yang diharapkan,”katanya.

Ia juga meminta agar pemenang lelang bisa memperkerjakan warga masyarakat sekitar yang membutuhkan pekerjaan.

Ditempat sama Kepala Desa Tempel Kulon Tasih, berharap agar pelaksanaan lelang 2025 – 2026 berjalan tertib dan lancar.

Ia juga mengimbau para peserta lelang untuk bijak dalam mengeluarkan anggaran dan bisa menerima hasil lelang dengan legowo.

Dirinya pun meminta jangan sampai usai lelang terjadi perselisahan di kalangan masyarakat Desa Tempel Kulon.

Bagi masyarakat atau yang berkepentingan menginginkan informasi lebih lanjut terkait lelang tanah, dapat menghubungi kantor Desa Tempel Kulon atau pemerintah Kecamatan Lelea,”jelasnya.***

 

Yuk baca artikel Deltanusantara.com lainnya di Google News.

Penulis : Dna Yaya

Editor : Gerry

Berita Terkait

Forkopimcam Sugio Gelar Rapat Mendesak, Libatkan Perguruan Silat Demi Jaga Kondusivitas Wilayah
Di Balik Rusaknya Jalan Sugio–Lamongan: Tambal Sulam Gagal, Warga Jadi Korban
Bukan Sekadar Hafal: Munaqosah MTs Menongo Uji Mental dan Integritas Santri
Hadiah untuk Guru: Antara Rasa Terima Kasih dan Risiko Gratifikasi
Kapolda Jabar Pimpin Lari Bersama, Dorong Budaya Hidup Sehat dan Soliditas Personel
Dedi Mulyadi Tantang Bongkar Praktik Jual Beli Kursi SPMB 2026: “Jangan Sebar Isu, Laporkan!”
Birokrasi KBB Dituding “Darurat Akut”, Isu Jual Beli Jabatan hingga Skandal Moral Memantik Desakan Aksi Radikal
Berani Tanpa Modal Uang, Sami’an Guncang Tradisi Mahar Politik dan Sentil Pengelolaan Tanah Ganjaran

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:01 WIB

Forkopimcam Sugio Gelar Rapat Mendesak, Libatkan Perguruan Silat Demi Jaga Kondusivitas Wilayah

Senin, 15 Juni 2026 - 22:50 WIB

Di Balik Rusaknya Jalan Sugio–Lamongan: Tambal Sulam Gagal, Warga Jadi Korban

Senin, 15 Juni 2026 - 13:07 WIB

Bukan Sekadar Hafal: Munaqosah MTs Menongo Uji Mental dan Integritas Santri

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:40 WIB

Hadiah untuk Guru: Antara Rasa Terima Kasih dan Risiko Gratifikasi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:15 WIB

Dedi Mulyadi Tantang Bongkar Praktik Jual Beli Kursi SPMB 2026: “Jangan Sebar Isu, Laporkan!”

Berita Terbaru