Pemerintah Evaluasi Program MBG di Tengah Lonjakan Harga Energi Global

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah berencana meniadakan pelaksanaan MBG pada hari Sabtu serta menghentikan pemberian program tersebut selama masa libur sekolah.

Pemerintah berencana meniadakan pelaksanaan MBG pada hari Sabtu serta menghentikan pemberian program tersebut selama masa libur sekolah.

 

DN.com – Pemerintah Indonesia terus memutar strategi dalam merespons dampak kenaikan harga energi global yang dipicu eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Salah satu langkah yang diambil adalah melakukan evaluasi terhadap sejumlah program prioritas, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam evaluasi tersebut, pemerintah berencana meniadakan pelaksanaan MBG pada hari Sabtu serta menghentikan pemberian program tersebut selama masa libur sekolah.

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya pengendalian anggaran di tengah tekanan fiskal yang meningkat.

Baca Juga:  Indosat Tegaskan “Kuota Hangus” Bukan Hilang, MK Soroti Potensi Kerugian Pelanggan

Wakil Menteri Keuangan RI, Juda Agung, mengungkapkan bahwa terdapat potensi pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akibat kenaikan harga minyak dunia.

Dalam asumsi makro APBN 2026, pemerintah menetapkan harga minyak sebesar 70 dolar AS per barel, dengan harga BBM bersubsidi seperti solar Rp6.800 per liter dan pertalite Rp10.800 per liter.

Berdasarkan asumsi tersebut, defisit anggaran diproyeksikan sebesar 2,68 persen. Senin (27/4/2026).

Namun, situasi berubah setelah konflik di Timur Tengah pecah pada Maret 2026, yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Baca Juga:  Anggaran MBG Tergerus Putusan MK, DPR Desak Pemerintah Cari Solusi

Dampaknya, harga Indonesia Crude Price (ICP) melonjak hingga mendekati 100 dolar AS per barel.

Bahkan, rata-rata harga ICP dari Januari hingga akhir April 2026 tercatat sekitar 79,80 dolar AS per barel, melampaui asumsi awal pemerintah.

Juda menjelaskan bahwa pemerintah memilih untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi demi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Namun, kebijakan tersebut berdampak pada meningkatnya beban subsidi energi.

Baca Juga:  ICW Datangi Kantor DPR RI dan DPD RI, Minta Dokumen Pendapatan Anggota Legislatif 

Jika kondisi ini dibiarkan, defisit anggaran berpotensi melampaui 3 persen, terutama jika harga ICP rata-rata mencapai 100 dolar AS per barel sepanjang tahun.

Meski demikian, pemerintah menegaskan tidak akan tinggal diam. Berbagai langkah strategis tengah disiapkan, termasuk menjaga daya beli masyarakat dengan mengendalikan inflasi serta melakukan penyesuaian anggaran melalui refocusing program.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan fiskal sekaligus memastikan perlindungan terhadap masyarakat di tengah tekanan ekonomi global yang tidak menentu.***

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru