KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Rangkaian PLB di Bekasi Timur, Perjalanan Kereta Terganggu

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insiden terjadi di emplasemen KM 28+920 dan berdampak pada operasional perjalanan kereta di lintas tersebut.

Insiden terjadi di emplasemen KM 28+920 dan berdampak pada operasional perjalanan kereta di lintas tersebut.

 

DN.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengonfirmasi terjadinya gangguan perjalanan kereta api di wilayah Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 sekitar pukul 20.52 WIB.

Insiden terjadi di emplasemen KM 28+920 dan berdampak pada operasional perjalanan kereta di lintas tersebut. Dikutif Selasa (28/4/2026).

Gangguan dipicu oleh tertempernya rangkaian PLB 5568A (CL KPB–CKR) oleh PLB 4B atau KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.

Baca Juga:  Kepala BSKDN Kemendagri: Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan di Butuhkan Komitmen serta Kolaborasi

Benturan tersebut menyebabkan kerusakan pada rangkaian kereta dan menghambat arus perjalanan di jalur Bekasi.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, dalam keterangan resminya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan.

Ia menegaskan bahwa saat ini proses evakuasi rangkaian serta penanganan korban tengah dilakukan bersama pihak kepolisian di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Jelang Nataru, Pemerintah Gratiskan Jalan Tol, Berlaku Mulai 15 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, Simak Ulasannya!

Sebagai langkah pengamanan, KAI telah menonaktifkan sementara aliran listrik aliran atas (LAA) di lintas Cibitung–Bekasi Timur.

Petugas gabungan dikerahkan untuk melakukan evakuasi, pengamanan lokasi, serta percepatan pemulihan operasional perjalanan kereta.

Sejumlah penumpang yang berada di sekitar lokasi kejadian mengaku sempat panik saat benturan terjadi.

“Tiba-tiba terdengar suara keras, lalu kereta berhenti mendadak. Penumpang langsung berusaha keluar dengan tertib,” ujar salah satu penumpang yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga:  Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal

Penumpang lainnya menyebutkan kondisi di dalam kereta sempat gelap sesaat setelah listrik dipadamkan.

“Lampu sempat mati, tapi petugas cepat memberi arahan sehingga situasi tetap terkendali,” katanya.

Hingga saat ini, penyebab pasti insiden serta jumlah perjalanan kereta yang terdampak masih dalam proses pendataan dan investigasi.

PT KAI memastikan akan menyampaikan informasi terbaru secara berkala seiring perkembangan penanganan di lapangan.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru