MIND ID Genjot Hilirisasi Batu Bara Jadi DME, Target Kurangi Impor LPG dan Perkuat Energi Nasional

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIND ID mengungkapkan perkembangan terbaru proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) sebagai alternatif pengganti liquefied petroleum gas (LPG).

MIND ID mengungkapkan perkembangan terbaru proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) sebagai alternatif pengganti liquefied petroleum gas (LPG).

 

DN.com – Holding industri pertambangan MIND ID mengungkapkan perkembangan terbaru proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) sebagai alternatif pengganti liquefied petroleum gas (LPG).

Proyek strategis ini diharapkan mampu menekan ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG yang masih tinggi.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menyampaikan bahwa pengembangan proyek coal to DME merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

Proyek tersebut dijalankan oleh PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan memanfaatkan cadangan batu bara berkalori rendah.

Menurutnya, PTBA telah mengalokasikan sumber daya batu bara sebagai bahan baku sekaligus menyiapkan kawasan industri yang dibutuhkan untuk mendukung proyek tersebut.

Namun demikian, realisasi proyek masih memerlukan koordinasi lintas entitas yang terintegrasi, terutama dalam penyusunan skema pengembangan.

Selain itu, dukungan regulasi dan kebijakan pemerintah dinilai sangat penting agar proyek DME dapat berjalan optimal dalam jangka panjang serta memberikan nilai tambah bagi negara.

MIND ID juga menegaskan bahwa seluruh proyek hilirisasi dilakukan dengan memperhatikan kepatuhan terhadap regulasi, pengendalian dampak lingkungan, serta prinsip keberlanjutan sumber daya.

Sementara itu, Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menargetkan komersialisasi hilirisasi batu bara dapat mulai diinisiasi pada 2030.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung ketahanan energi nasional.

PTBA sendiri akan fokus pada tiga sektor utama, yakni hilirisasi batu bara, penguatan infrastruktur dan logistik, serta pengembangan bisnis pembangkit listrik berbasis PLTU dan energi baru terbarukan (EBT).

Dalam proyek DME, PTBA direncanakan mengolah sekitar 6,9 juta ton batu bara kalori rendah per tahun untuk menghasilkan sekitar 1 juta ton DME.

Dalam skema tersebut, PTBA akan bertindak sebagai operator pabrik sekaligus pemasok batu bara, dengan menggandeng Pertamina sebagai off-taker dari produk DME.

Selain DME, PTBA juga mengembangkan proyek coal to synthetic natural gas (SNG) sebagai alternatif pasokan gas, khususnya untuk wilayah Sumatera Selatan dan Jawa bagian barat.

Dalam proyek ini, sekitar 9 juta ton batu bara kalori rendah akan dimanfaatkan setiap tahun dengan kapasitas produksi mencapai 240 BBTUD syngas.

Untuk pengembangannya, PTBA akan membentuk joint venture bersama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) yang akan menjadi off-taker penuh dari SNG yang dihasilkan.

Saat ini, kedua pihak telah menandatangani head of agreement dan akan melanjutkan ke tahap studi kelayakan bersama konsultan.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Operator Telekomunikasi Bantah Istilah Kuota Internet Hangus di Sidang MK
Eks Dirut PGN Hendi Prio Didakwa Rugikan Negara Rp 15 Juta Dolar dalam Kasus Korupsi Gas
KUR Perumahan Tanpa Jaminan di Bawah Rp100 Juta, Pemerintah Tawarkan Bunga Ringan 6 Persen per Tahun
Wapres Gibran Bahas Kesejahteraan dan Digitalisasi Guru Madrasah Bersama PGM
Dedi Mulyadi Permudah Akses Bantuan Perumahan, Luncurkan Skema KUR dan Aplikasi “Imah Aing”
Bobibos Kembali Disorot, BBM Nabati dari Jerami Digadang Jadi Alternatif di Tengah Kenaikan Harga Energi
Pengadaan Motor Listrik Program MBG Disorot, KPK Ingatkan Potensi Risiko Korupsi
Kunjungan Menhan Sjafrie ke Pentagon, Bahas Kerja Sama Pertahanan di Tengah Isu Kedaulatan Udara

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 18:06 WIB

Operator Telekomunikasi Bantah Istilah Kuota Internet Hangus di Sidang MK

Jumat, 17 April 2026 - 17:22 WIB

Eks Dirut PGN Hendi Prio Didakwa Rugikan Negara Rp 15 Juta Dolar dalam Kasus Korupsi Gas

Kamis, 16 April 2026 - 21:26 WIB

KUR Perumahan Tanpa Jaminan di Bawah Rp100 Juta, Pemerintah Tawarkan Bunga Ringan 6 Persen per Tahun

Kamis, 16 April 2026 - 21:12 WIB

Wapres Gibran Bahas Kesejahteraan dan Digitalisasi Guru Madrasah Bersama PGM

Rabu, 15 April 2026 - 16:53 WIB

Dedi Mulyadi Permudah Akses Bantuan Perumahan, Luncurkan Skema KUR dan Aplikasi “Imah Aing”

Berita Terbaru