Deltanusantara.com – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan singkat ke Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA) untuk bertemu dengan Presiden Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ).
Kunjungan ini, selepas kunjungan resminya ke Qatar, pada Jumat (12/09/2025) lalu.
Kunjungan ini juga, sebagai bentuk komitmen Indonesia dalam mempererat hubungan persahabatan dengan negara sahabat di kawasan.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Pada momen pertemuan ini, Presiden Prabowo dan Presiden MBZ berdiskusi dan saling bertukar pandangan mengenai dinamika yang terjadi di kawasan, termasuk eskalasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Kedua pemimpin tersebut menekankan pentingnya kerja sama antarnegara, khususnya di kawasan Timur Tengah, dalam memperkuat kolaborasi internasional demi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
Selain berdiskusi mengenai dinamika global, Presiden Prabowo dan Presiden MBZ juga menegaskan kembali kerja sama bilateral kedua negara di berbagai sektor.
Kedua pemimpin mengapresiasi hubungan erat yang telah terjalin antara kedua negara sekaligus menyampaikan tekad untuk membawa hubungan bilateral ke tingkat yang lebih erat dan produktif.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Presiden Prabowo menekankan bahwa PEA adalah sahabat sekaligus mitra strategis Indonesia.
Senada sama, Presiden MBZ juga menyampaikan penghargaan atas kunjungan Presiden Prabowo ke Abu Dhabi dan menegaskan berkomitmen PEA untuk terus memperluas kerja sama dengan Indonesia, mitra strategis di Asia Tenggara.***
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Penulis : Gr






