DN.com – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi capaian program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang dijalankan Polda Jawa Barat. Kamis (5/3/2026).
Hingga awal Maret 2026, telah selesai dibangun dan diperbaiki sebanyak 168 unit rumah, yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat penerima.
Apresiasi disampaikan saat kegiatan Safari Ramadhan Kapolri di Markas Polda Jawa Barat, Bandung, pada Rabu (4/3/2026).
Baca Juga:
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Krtisi Kebijakan KDM, Angkot dan Becak Libur, Apa Solusinya?
Dalam kesempatan itu, Kapolri menegaskan bahwa program tersebut menjadi bukti nyata kehadiran Polri yang dekat dengan masyarakat.
“Program Rutilahu ini bukan hanya tentang membangun rumah secara fisik, melainkan juga membangun harapan serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Saya sangat apresiasi kerja keras seluruh jajaran Polda Jabar yang telah memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” ujar Listyo Sigit.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan menjelaskan bahwa program Rutilahu berawal dari kenclengan swadaya yang dikumpulkan setiap hari oleh anggota Polri, kemudian diperkuat dengan dukungan dari pemerintah daerah dan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Baca Juga:
Warga Panjalin Lor Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
Polsek Pagaden Tangkap Remaja yang Posting Senjata Tajam untuk Ajakan Tawuran, Berikan Pembinaan
Siap Mudik Idul Fitri 2026? Polda Jabar Siapkan Hotline untuk Bantuan dan Informasi Lalu Lintas
“Bagi kami, rumah bukan sekadar struktur bangunan. Rumah adalah tempat berkembangnya harapan, tempat anak-anak belajar dan membangun impian, serta tempat keluarga menyusun masa depan.
Oleh karena itu, kami bergerak bersama untuk membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni,” kata Irjen Rudi.
Ia menambahkan, pada momentum Ramadhan tahun ini, para penerima bantuan dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih nyaman dan penuh kebahagiaan.
“Alhamdulillah, kebahagiaan tersebut benar-benar terasa. Masyarakat kini memiliki hunian yang lebih layak, sehingga silaturahmi antar keluarga juga dapat terjalin dengan lebih baik,” ucapnya.
Baca Juga:
DPRD HST Akan Panggil Seluruh SPPG Akibat Temuan Menu MBG Ramadhan Tak Layak
TPG Guru Madrasah Mulai Dicairkan Secara Bertahap Pekan Ini, 246 Ribu SKAKPT Sudah Diterbitkan
Selain itu, Kapolri menilai semangat “sauyunan jaga lembur” yang diusung Polda Jabar menjadi kekuatan utama dalam membangun keamanan yang berbasis pada kerja sama dan kebersamaan.
“Keamanan dan kesejahteraan masyarakat tidak dapat dipisahkan. Ketika masyarakat merasakan kesejahteraan, stabilitas ketertiban masyarakat dan keamanan (kamtibmas) akan semakin kokoh,” tuturnya.***
Penulis : Moh Asep
Editor : Redaksi






