DPRD HST Akan Panggil Seluruh SPPG Akibat Temuan Menu MBG Ramadhan Tak Layak

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Hulu Sungai Tengah (HST) akan panggil seluruh SPPG akibat temuan menu MBG Ramadhan tidak layak hingga viral di media sosial.

DPRD Hulu Sungai Tengah (HST) akan panggil seluruh SPPG akibat temuan menu MBG Ramadhan tidak layak hingga viral di media sosial.

 

DN.com – Temuan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadhan yang tidak layak dan viral di publik. Jum’at (6/3/2026).

Atas hal tersebut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) akan memanggil seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tersebut.

“Rencananya minggu depan kami akan mengundang seluruh pengelola SPPG yang ada di HST untuk mendengar klarifikasi langsung atas segala informasi dan keluhan yang disampaikan masyarakat terkait program MBG ini,” kata Ketua Komisi I DPRD HST Yajid Fahmi di Barabai, dikutip dari Antara.

Baca Juga:  Polres Garut Ungkap Perdagangan BBL Ilegal, 2.877 Benih Lobster Diamankan

Yajid mengapresiasi kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang menutup sementara dua dapur MBG, yaitu SPPG Pantai Batung dan SPPG Banua Jingah, karena menunjukkan bahwa keluhan masyarakat diperhatikan.

Menurutnya, masyarakat sangat menyambut baik program MBG, namun kepatuhan terhadap pemenuhan dasar program harus sesuai harapan dan jangan sampai dimanfaatkan untuk mengeruk keuntungan.

Pihaknya menyayangkan banyak keluhan terkait kualitas dan bahan makanan yang disajikan kepada anak-anak, yang sebagian besar diragukan kelayakannya.

“Ada telur yang kondisinya pecah, sementara telur diperuntukkan untuk dikonsumsi beberapa hari ke depan.

Baca Juga:  Polrestabes Bandung Berhasil Menangkap Tiga Orang Pelaku Pelecehan Terhadap Turis Asal Singapura

Siapa yang bisayanh menjamin telur yang rusak itu tidak terkontaminasi bakteri berbahaya? Justru ini akan berdampak buruk pada anak-anak kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, meskipun biaya pengantaran telah dianggarkan setiap hari, pihaknya menyatakan kekhawatiran karena makanan diantarkan dengan sistem rapel untuk beberapa hari ke depan dan hal ini harus menjadi perhatian serius.

Selain itu, penyediaan menu MBG juga banyak ditemukan tidak sesuai dengan pagu yang diberikan.

Untuk itu, DPRD HST khususnya Komisi I akan fokus melakukan pemantauan rutin ke sekolah dan SPPG untuk memastikan pengelolaan sesuai ketentuan.

Baca Juga:  Bupati Subang dan DPRD Sepakati KUA-PPAS Tahun 2026

“Kami akan mengevaluasi para SPPG atas temuan di lapangan. Ini akan menjadi perhatian serius agar program yang baik ini jangan sampai dimanfaatkan segelintir orang yang berpotensi berdampak buruk pada anak-anak kita,” bebernya.

Yajid berharap program MBG jangan sampai menjadi ladang bisnis dan bagi-bagi keuntungan semata, melainkan pemenuhan gizi masyarakat harus diutamakan sesuai dengan yang dicanangkan Presiden Prabowo.

Sebagai informasi, saat ini terdapat 12 SPPG yang beroperasi di Kabupaten HST dan menjangkau puluhan ribu penerima manfaat, yang mayoritas berlokasi di pusat kota.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru