Deltanusantara.com – Anggota DPR Indramayu fraksi PKB kujungi Desa Cangko Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu. Jumat 14 Februari 2025.
Kedatangan nya ke Desa Cangko menindaklanjuti atas keluhan warga masyarakat terkait akses jalan desa yang rusak parah dengan menggelar pertemuan dengan stakeholder terkait. Acara berlangsung di Kantor Desa Cangko.
Turut hadir Forkopincam, Kepala Desa Cangko, tokoh masyarakat serta dengan pihak BBWS dan pelaksana proyek.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Pada pemberitaan sebelumnya warga masyarakat Desa Cangko menyampaikan keluhannya terkait jalan desa serta beberapa jembatan yang rusak, dampak dari aktivitas angkutan kendaraan Drum truk pengerjaan proyek.
Usai pertemuan anggota DPRD Indramayu Kiki Ariandi mengatakan, pertemuan kali ini digelar untuk mencari menyelesaikan permasalah yang ada dimasyarakat,”katanya.
Kiki menjelaskan jalan yang rusak dari Rancajawat sampai Sukaperna sepanjang 7 kilo meter tersebut salah satu jalan desa untuk beraktivitas sehari-hari warga.
Tadi kita, mendengarkan alasan dan penjelasan dari pihak BBWS, bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak lainnya,”tuturnya.
Baca Juga:
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026
Mendagri Instruksikan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur Diminta Segera Tindaklanjuti
Pihak BBWS beralasan, yang menggunakan jalan tersebut bukan hanya pihaknya tetapi ada juga PT Pertamina yang sedang melakukan pengeboran.
Lebih lanjut Kiki menuturkan, jadi intinya mereka akan berembuk untuk mengkalkulasi biaya yang harus dikeluarkan baik dari pihak BBWS (PT HAKA dan PT Abdi Praya Brantas ) juga dengan PT Pertamina.

Mereka juga menjelaskan bahwa pengerjaan proyek masih berlangsung, namun tak menutup kemungkinan untuk mencari solusi agar apa yang diharapkan warga bisa terakomodir,”ucapnya.
Dirinya menegaskan bahwa akan terus mengawal hasil dari pertemuan tersebut hingga keluhan masyarakat Desa Cangko bisa terpenuhi.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan
Desa Cigadog Wakili Kecamatan Cisalak dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Subang
Kata yang sama disampaikan salah satu masyarakat H Dawing. Dirinya berharap agar hasil pertemuan tersebut bisa secepatnya dicarikan solusi yang terbaik.
Ya!, tadi kita menyimak juga ada hal yang dirasa tidak ada kejelasan kapan proyek itu selesai?. Semisal selesainya satu bulan lagi, itu mungkin tidak masalah,”ujarnya.
Tapi kalau sampai berbulan-bulan, atau 1 tahun proyek itu selesai, lantas bagaimana dengan jalan desa ini yang hancur dan berlumpur.
Saya berharap pihak BBWS dan PT Pertamina bersikap bijak, kondisi jalan yang hancur dan berlumpur seperti itu, aktivitas masyarakat jelas sangat terganggu bahkan rawan kecelakaan,”tandasnya.***
Yuk! Baca artikel Deltanusantara.com lainy
a di Google News.
Penulis : Dna Yaya
Editor : Gerry






