Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Pinjamkan Mobil Alphardnya kepada Wali Kota Banjar, Tak dari APBD Baru

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi telah mencoret anggaran pengadaan mobil dinas baru. Selain itu, anggaran baju dinas dan kunjungan luar negeri juga ditiadakan demi efisiensi.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi telah mencoret anggaran pengadaan mobil dinas baru. Selain itu, anggaran baju dinas dan kunjungan luar negeri juga ditiadakan demi efisiensi.

DN.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminjamkan mobil dinas Toyota Alphard miliknya kepada Wali Kota Banjar, Sudarsono, di tengah sorotan pengadaan kendaraan dinas di sejumlah daerah. Kamis (5/3/2026).

Dedi menegaskan bahwa kendaraan yang digunakan Wali Kota bukan hasil pembelian baru dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Banjar, melainkan dialihkan dari mobil dinas Gubernur untuk menunjang mobilitasnya.

“Kalau Wali Kota Banjar pakai Alphard itu bukan beli, tapi pemberian dari saya,” ujar Dedi dalam keterangan pada Senin  (2/3/2026). Lalu.

Menurutnya, Sudarsono sempat mengeluhkan mobil dinas lama yang kerap mogok, sementara anggaran Pemerintah Kota Banjar terbatas sehingga tidak memungkinkan untuk membeli kendaraan baru.

“Kasihan tidak boleh membeli mobil dinas, nggak ada anggarannya. Mobilnya mogok, nih saya kasih dari Provinsi,” katanya.

Dedi menilai tidak ada persoalan jika kendaraan tersebut dipinjamkan untuk mendukung kelancaran tugas pemerintahan.

“Mobil saya kasih pinjam, kecuali pacar nggak akan dipinjamkan,” ucapnya secara berseloroh.

Sebelumnya, sejak awal menjabat, Dedi telah mencoret anggaran pengadaan mobil dinas baru. Selain itu, anggaran baju dinas dan kunjungan luar negeri juga ditiadakan demi efisiensi.

“Misalnya anggaran baju dinas saya dihapus, anggaran baju dinas Gubernur Jawa Barat Rp150 juta lebih dinolkan, anggaran kunjungan luar negeri Rp1,5 miliar dinolkan, anggaran perjalanan dinas Rp1,8 miliar disisain hanya Rp700 juta. Hilang hampir 40%,” jelasnya.

Saat membedah inventaris di Gedung Pakuan, ia juga memilih mendistribusikan mobil dan motor dinas kepada Sekda, Kepala Biro, hingga staf bagian umum.

Dedi mengaku sudah cukup menggunakan kendaraan pribadinya untuk operasional sehari-hari.***

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Rakor Milangkala ke-58, Camat Cisalak Soroti Keterbatasan Anggaran dan Ajak Semua Pihak Berkontribusi
Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan
Tak Ada Ampun! Polres Banjar Tangkap 2 Pelaku Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya, 85 Motor Diamankan
DPO Curanmor Dibekuk di Garut, Polisi Sita 17 Motor Hasil Kejahatan dalam Ops Jaran Lodaya 2026
Motor Klasik RX King Raib Subuh Hari, Tiga Pelaku Dibekuk dalam Hitungan Jam
Bupati Lucky Hakim Dorong Investasi Berbasis Pentahelix, Siap Serap 20 Ribu Tenaga Kerja di Indramayu

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:25 WIB

Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:17 WIB

Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:37 WIB

Rakor Milangkala ke-58, Camat Cisalak Soroti Keterbatasan Anggaran dan Ajak Semua Pihak Berkontribusi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:07 WIB

Operasi Patuh Lodaya 2026 Digelar, Polda Jabar Andalkan ETLE untuk Penegakan Hukum Transparan

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:36 WIB

Tak Ada Ampun! Polres Banjar Tangkap 2 Pelaku Curanmor dalam Ops Jaran Lodaya, 85 Motor Diamankan

Berita Terbaru