Gubernur Jabar Berencana Ambil Alih RSUD Sentot, Bupati Indramayu Bilang Begini!

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rencana mengambil alih pengelolaan RSUD Sentot dari Pemkab Indramayu ke Pemprov Jabar yang disampaikan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi disambut baik Bupati Indramayu, Lucky Hakim.

Rencana mengambil alih pengelolaan RSUD Sentot dari Pemkab Indramayu ke Pemprov Jabar yang disampaikan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi disambut baik Bupati Indramayu, Lucky Hakim.

 

Deltanusantara.com – Rencana mengambil alih pengelolaan RSUD Sentot dari Pemkab Indramayu ke Pemprov Jabar yang disampaikan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi disambut baik Bupati Indramayu, Lucky Hakim.

Lucky menjelaskan, RSUD Sentot yang terletak di Kecamatan Patrol merupakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) milik Pemda Indramayu. Rumah sakit itu berfungsi untuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Tapi prakteknya ada yang tidak bisa kita banggakan, yaitu pelayanannya yang tidak optimal,” ujar Lucky, Rabu (30/7/2025).

Dengan statusnya sebagai BLUD, maka RSUD Sentot sebenarnya memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan yang berbeda dari SKPD lainnya.

Namun kenyataannya, rumah sakit tersebut tidak berkembang dengan baik. “Dari sisi finansial juga punya hutang. Bahkan sering minta top up dari APBD,” kata Lucky.

Menurut Lucky, sepengetahuannya, RSUD Sentot tidak pernah menyumbang pendapatan untuk APBD Indramayu.

Menurutnya, yang terjadi justru sebaliknya. “Yang ada kan top up terus, dibangun, dibayarin, dibiayain.

Kalau pelayanannya optimal, masyarakatnya puas, pada sembuh datang ke situ, Alhamdulillah. Tapi kenyataannya kan tidak,” kata Lucky.

Untuk itu, ketika ada opsi penawaran dari gubernur Jabar untuk mengambil alih pengelolaan RSUD MA Sentot ke Pemprov Jabar, Lucky pun menyambutnya. “Saya sambut dengan baik,” katanya.

Lucky mengakui, diatas kertas, pengambilalihan itu akan membuat aset Kabupaten Indramayu menjadi berkurang.

Namun ia menilai, pelayanan kepada masyarakat akan lebih optimal dan bisa memberikan efek ekonomi yang besar.

Dibawah pengelolaan Pemprov Jabar, Lucky menilai, RSUD Sentot akan menjelma menjadi rumah sakit besar seperti halnya RS Hasan Sadikin.

Masyarakat yang datang ke rumah sakit itu bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal, dengan peralatannya yang canggih dan dokter yang lengkap.

Tak hanya dari Kabupaten Indramayu, masyarakat dari daerah lain seperti Subang dan Majalengka juga nantinya bisa dilayani di RSUD Sentot.

Hal itupun akhirnya akan menimbulkan efek ekonomi yang luas bagi daerah dan masyarakat sekitarnya.

“Ini peluang yang besar. Tentu masyarakat Indramayu barat akan sangat menyambut dengan senang, dengan bangga, Indramayu barat akan punya rumah sakit besar,” kata Lucky.

Ia menambahkan, di sekitar RS Sentot nantinya bisa dibangun hotel yang menjadi tempat menginap bagi para keluarga pasien.

Selain itu, ia juga akan membenahi Pasar Patrol hingga menjadi besar dan representatif. “(Kecamatan) Patrol akan jadi sentra ekonomi yang baru. Jangkarnya, rumah sakit yang nanti ada dari provinsi,” kata Lucky.***

Penulis : Gerry

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional
Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan
Desa Cigadog Wakili Kecamatan Cisalak dalam Lomba Perpustakaan Tingkat Kabupaten Subang
Cemburu Berujung Maut di Cinambo, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Bandung
Ribuan Honorer Sekolah di Jabar Belum Digaji, Dedi Mulyadi Siap Temui Menteri PANR

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 20:08 WIB

Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet

Jumat, 24 April 2026 - 19:44 WIB

Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan

Jumat, 24 April 2026 - 11:38 WIB

Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 23 April 2026 - 13:28 WIB

Bupati Sumedang Tegaskan Penataan Kabel Semrawut, Sumedang Targetkan Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 23 April 2026 - 12:41 WIB

Saldo Kas Pemprov Jabar Tembus Rp110,6 Miliar, Pajak Kendaraan Dominasi Penerimaan

Berita Terbaru

Bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) yang ditargetkan mulai diimplementasikan pada 1 Juli 2026.

Nasional

Pemerintah Matangkan Harga B50, Siap Berlaku Juli 2026

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:42 WIB