Dedi Mulyadi Dorong Pembangunan Danau Retensi di Bandung untuk Atasi Banjir

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Jawa Barat dorong pembangunan sejumlah danau retensi di Kabupaten Bandung sebagai langkah pengendalian banjir yang kerap melanda.

Pemprov Jawa Barat dorong pembangunan sejumlah danau retensi di Kabupaten Bandung sebagai langkah pengendalian banjir yang kerap melanda.

 

DN.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mendorong pembangunan sejumlah danau retensi di Kabupaten Bandung sebagai langkah pengendalian banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan, pembangunan danau menjadi salah satu solusi dalam pembenahan tata ruang di kawasan Bandung yang dinilainya saat ini belum optimal. Dikutif Selasa (21/4/2026).

“Jujur saja, tata ruang Bandung ini bermasalah. Sawah banyak beralih fungsi menjadi kawasan industri, sehingga banjir semakin besar.

Solusinya, Bandung harus diperbanyak danau,” ujarnya saat menghadiri HUT ke-385 Kabupaten Bandung, Senin.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Siapkan Skema WFH ASN, Bidik Dongkrak Pariwisata

Ia menilai, kondisi tata ruang, khususnya di wilayah Bandung Selatan, telah mengalami perubahan signifikan akibat alih fungsi lahan.

Lahan yang sebelumnya telah dibebaskan di kawasan rawan banjir, menurutnya, dapat dimanfaatkan untuk pembangunan danau sebagai penampung air yang dikelola pemerintah provinsi.

“Dulu di kawasan banjir sudah ada pembebasan lahan sekitar tiga hektare.

Lahan itu bisa dimanfaatkan untuk pembangunan danau oleh provinsi,” katanya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Perluas Beasiswa Sekolah Industri, Dorong Lahirnya Kelas Menengah Baru di Jabar

Menurut Dedi, pembangunan danau merupakan solusi jangka panjang yang lebih efektif dibandingkan pengerukan sungai yang dinilai belum mampu menyelesaikan persoalan banjir secara menyeluruh.

Selain itu, ia juga menyoroti kerusakan kawasan resapan air di wilayah hulu Bandung Selatan yang memperparah kondisi banjir di daerah hilir.

Oleh karena itu, Pemprov Jawa Barat akan melakukan penataan kawasan secara komprehensif, termasuk memperkuat fungsi daerah resapan serta mengendalikan alih fungsi lahan.

Di sisi lain, pemerintah juga mendorong perubahan pola ekonomi masyarakat agar selaras dengan upaya konservasi lingkungan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Instruksikan Pemasangan Pintu Lintasan Otomatis di Seluruh Perlintasan KA Jawa Barat

Masyarakat akan diarahkan beralih ke sektor tanaman keras seperti teh dan kopi yang dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan pertanian sayuran intensif.

“Saya akan mengeluarkan pergub untuk mengembalikan kawasan Bandung Selatan sebagai wilayah tanaman keras, seperti kopi dan teh.

Pemerintah provinsi siap mendukung, termasuk dari sisi anggaran,” ujarnya.

Ia berharap langkah tersebut dapat menekan risiko banjir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada
Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah
Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Bupati Subang Koordinasi dengan Kementerian
Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas
Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder
Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang
664 Bangunan Liar dan Lapak PKL Ditertibkan, Pemkot Bandung Tegaskan Penegakan Aturan Secara Humanis
Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolda Jabar Kunjungi Kodam III/Siliwangi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Peremajaan Angkot Listrik, Sopir Diproyeksikan Jadi Pemilik Armada

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:32 WIB

Milangkala ke-39 Sukses Digelar, Camat Tanjungsiang: Semangat Gotong Royong Jadi Kekuatan Membangun Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:10 WIB

Ombudsman Jabar Naikkan Status Laporan MASL, Bupati Sumedang Diperiksa Dugaan Maladministrasi Proyek Geothermal Tampomas

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bandung Raya Siapkan BRT Terintegrasi, Farhan Targetkan Tarif Rp7.000 dan Angkot Jadi Feeder

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:24 WIB

Semarak Milangkala ke-39, Kirab Pataka Saba Desa Perkuat Kebersamaan Warga Tanjungsiang

Berita Terbaru