BMKG Kasih Peringatan Baru Gempa Megathrust, Warga di Wilayah Ini Harus Waspada!

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Kasih Peringatan Baru Gempa Megathrust, Warga di Wilayah Ini Harus Waspada!

BMKG Kasih Peringatan Baru Gempa Megathrust, Warga di Wilayah Ini Harus Waspada!

 

Deltanusantara.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali memberikan peringatan potensi gempa megathrust.

Masyarakat Indonesia, terutama yang tinggal di kota-kota dengan kondisi tanah yang lunak harus waspada.

Sebagaimana disampaikan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, ia mengatakan kepada masyarakat di kota-kota dengan tanah lunak seperti Jakarta tetap perlu mewaspadai potensi gempa megathrust.

Dirinya menyebutkan meski jarak pusat gempa diprediksi sangat jauh dari Jakarta hingga ratusan kilometer.

“Apa yang perlu disiapkan bagi masyarakat atau pemerintah atau kita Indonesia? Itu sebetulnya yang dikhawatirkan adalah kota-kota yang tanahnya lunak.

Contohnya Jakarta, meskipun jaraknya ratusan kilometer dari sumber gempa, tetapi masyarakat Jakarta tetap waspada potensi gempa megathrust,” kata Dwikorita, dikutip CNBC Indonesia, Jumat (25/4/2025).

Dwikorita pun mencontohkan gempa Myanmar yang juga terasa di Thailand terutama di Bangkok pada awal April 2025.

Meskipun episentrum berada cukup jauh dari Bangkok hingga ratusan kilometer, tetapi terasa cukup kuat, karena sifat tanah di Bangkok cukup lunak, mirip di Jakarta.

“Seperti yang terjadi di Myanmar, itu Bangkok yang jaraknya ratusan kilometer kenapa bisa terdampak besar, padahal jauh kan? Karena di Bangkok itu mirip Jakarta, tanahnya lunak.

Jadi tanah-tanah lunak, meskipun jaraknya jauh dari sumber gempa, dia akan mengalami jadi perambatan gelombang,” ungkapnya.

“Itu kalau di tanah lunak, getarannya akan menjadi tambah kuat. Begitu masuk tanah lunak, meskipun jaraknya jauh.

Seperti di Jakarta dan Bangkok, dia getarannya akan kuat. Yang dikhawatirkan itu, guncangannya itu akan menguat. Meskipun jaraknya ratusan kilometer,” tambah Dwikorita.

Dwikorita menambahkan pesisir pantai selatan Jawa bisa lebih rendah guncangan yang akan dirasakan karena sifat tanahnya yang cukup keras, sehingga dapat meredam guncangan gempa yang cukup besar.

Dibandingkan dengan misalnya di Pelabuhan Ratu, itu kan lebih dekat dengan episentrum di pantai selatan.

Tapi potensi guncangannya tidak akan sekuat yang di Jakarta. Karena sifat batuannya keras,” ujarnya.

“Di batuan atau tanah yang lebih keras, perambatan gelombang gempa, kalau nembus benda yang keras, dia akan diredam. Begitu lolos, keluar ke yang longgar.

Begitu bertemu yang keras lagi, dia diredam lagi. Lewat lunak lagi, dia guncang lagi. Jadi seperti itu,” tambahnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada jajaran terkait untuk bersiap menghadapi potensi gempa megathrust yang bakal menghampiri Jakarta.

Dwikorita menyarankan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) dan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk lebih bersiap diri menghadapi ancaman gempa megathrust, terutama berkaitan dengan kesiapan struktur bangunan gedung terhadap gempa.

“Sehingga pertanyaannya, sudah siapkah bangunan-bangunan gedung di Jakarta, di tanah-tanah lunak itu.

Nah kami sudah pernah menyampaikan ke kementerian PU, dan juga ke pemerintah provinsi, perlunya adanya inspeksi, meyakinkan bangunan-bangunan hunian yang towernya tinggi-tinggi itu, dipastikan sudah siap untuk menghadapi guncangan yang menguat,” ujarnya lagi.

Yuk! baca artikel Deltanusantra.com lainnya di GoogleNews.

Penulis : Gerry

Berita Terkait

Pemkab Tangerang Siap Cairkan THR 2026 untuk 26.042 ASN 
Dana BOS Madrasah dan BOP RA Bisa Dicairkan Bertahap, Bisa Digunakan Bayar Gaji Guru Non-ASN Belum Bersertifikasi
TPG Guru Madrasah Mulai Dicairkan Secara Bertahap Pekan Ini, 246 Ribu SKAKPT Sudah Diterbitkan
Kapolri Apresiasi Program Rutilahu Polda Jabar, 168 Unit Hunian Berikan Manfaat Nyata Masyarakat  
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tersangka, Keluarga Diduga Nikmati Rp19 Miliar dari Pengadaan Outsourcing
Kabar Gembira! Kemendikdasmen Siapkan Rp 14,1 Triliun untuk Kesejahteraan Guru
KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT di Semarang
Arab Saudi Larang Impor Unggas dari Indonesia, Mentan: Peluang bagi Produk Olahan 

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:36 WIB

Pemkab Tangerang Siap Cairkan THR 2026 untuk 26.042 ASN 

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:27 WIB

Dana BOS Madrasah dan BOP RA Bisa Dicairkan Bertahap, Bisa Digunakan Bayar Gaji Guru Non-ASN Belum Bersertifikasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:11 WIB

TPG Guru Madrasah Mulai Dicairkan Secara Bertahap Pekan Ini, 246 Ribu SKAKPT Sudah Diterbitkan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:38 WIB

Kapolri Apresiasi Program Rutilahu Polda Jabar, 168 Unit Hunian Berikan Manfaat Nyata Masyarakat  

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:28 WIB

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tersangka, Keluarga Diduga Nikmati Rp19 Miliar dari Pengadaan Outsourcing

Berita Terbaru

Pemkab Tangerang akan segera mencairkan anggaran sebesar Rp141,61 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemda setempat.

Nasional

Pemkab Tangerang Siap Cairkan THR 2026 untuk 26.042 ASN 

Selasa, 10 Mar 2026 - 23:36 WIB