BGN Akui Prihatin, Minta Maaf atas Kejadian Keracunan Massal Makan Bergizi Gratis

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN, Dadan Hindayana.

Kepala BGN, Dadan Hindayana.

DN.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengaku prihatin dan meminta maaf atas kejadian keracunan massal yang terjadi di beberapa wilayah akibat konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Rabu (4/2/2026).

Kepala BGN, Dadan Hindayana, meminta maaf kepada penerima manfaat MBG yang mengalami kejadian tidak mengenakkan dan menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengevaluasi program MBG untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Baca Juga:  Mantan Fisioterapis Timnas Indonesia, Choi Ju-young, Bersedia Bergabung Kembali

“Kami sudah melakukan investigasi dan analisis untuk beberapa SPPG yang mengalami kejadian tersebut,” kata Dadan.

Sebagai bagian dari evaluasi, BGN akan memberikan peringatan kepada SPPG yang menyalahi prosedur dan bahkan memberhentikan sementara SPPG yang kedapatan menyalahi aturan.

” Kami melihat ada SPPG yang akan kita berikan lampu kuning atau kartu kuning karena menyalahi prosedur yang lebih berat,” lanjut Dadan.

Baca Juga:  Sidak Dudung di Dapur MBG Jakarta: Temukan Belatung hingga Ancam Penutupan SPPG Tak Layak

BGN juga akan mengevaluasi menu MBG untuk mencari alternatif yang lebih aman dan menerbitkan surat edaran untuk memastikan program MBG berjalan dengan baik dan aman.

“Saya kira kami akan membuat edaran supaya program makan gizi bisa berjalan lebih aman,” tutup Dadan.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru