Bandara Kertajati Berpotensi Jadi Pusat Perawatan Hercules Asia, Tawaran AS Masih Dikaji

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara Kertajati, atau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), adalah bandara utama di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Diresmikan pada 2018 dan beroperasi penuh sejak Oktober 2023, bandara ini menjadi gerbang udara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta.

Bandara Kertajati, atau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), adalah bandara utama di Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Diresmikan pada 2018 dan beroperasi penuh sejak Oktober 2023, bandara ini menjadi gerbang udara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta.

DN.com – Wacana pengembangan Bandara Kertajati sebagai pusat Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) pesawat Hercules/C-130 di kawasan Asia mulai mencuat dalam beberapa waktu terakhir. Senin (25/5/2026).

Gagasan tersebut pertama kali diungkap oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam rapat bersama Komisi I DPR RI pada Selasa (19/5/2026).

Dalam forum itu, Sjafrie menyampaikan adanya tawaran dari Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, terkait pemusatan perawatan pesawat C-130 di Indonesia.

“Dia menawarkan, dan ini belum ada di negara ASEAN, bagaimana jika pemeliharaan C-130 di seluruh Asia dipusatkan di Indonesia dengan biaya dari pihak mereka,” ujar Sjafrie.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Suntik Rp 100 Miliar untuk Operasional Bandara Kertajati

Ia mengaku tidak langsung merespons tawaran tersebut dan terlebih dahulu melaporkannya kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dalam laporan itu, Kertajati disebut sebagai lokasi yang diusulkan untuk pengembangan fasilitas tersebut.

Sementara itu, Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa Kertajati menjadi salah satu opsi karena memiliki lahan luas serta fasilitas penerbangan yang memadai.

Baca Juga:  Kemenag Tegaskan Nol Toleransi Kekerasan Seksual di Pesantren

Menurutnya, rencana ini merupakan bagian dari penjajakan untuk memperkuat kapasitas industri pertahanan dan aviasi nasional, khususnya dalam pemeliharaan pesawat angkut strategis.

“Pengembangan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis dalam negeri, bukan untuk pembangunan pangkalan militer asing,” tegasnya.

Rico menambahkan, pembahasan masih berada pada tahap awal dan seluruh proses akan tetap mengedepankan kepentingan nasional serta kedaulatan Indonesia.

Secara terpisah, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan ketersediaan lahan di Kertajati mencukupi untuk pembangunan fasilitas MRO pesawat Hercules.

Ia juga mengungkapkan bahwa pengembangan Kertajati sebagai pusat MRO sebenarnya telah mulai dirintis sejak tahun lalu dan tidak hanya difokuskan pada pesawat Hercules, tetapi juga berbagai jenis armada lainnya.

Baca Juga:  Dikabarkan Anggota DPR-RI Ahmad Sahroni Tinggalkan Indonesia Menuju Singapura 

Salah satu rencana yang tengah berjalan adalah pembangunan fasilitas MRO helikopter oleh PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF), yang saat ini masih dalam tahap perencanaan.

Dengan potensi tersebut, Kertajati dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat perawatan pesawat di tingkat regional secara bertahap.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang
Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 
Gus Ipul Ungkap 1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Transaksi Tembus Rp2 Miliar
Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri
Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi
Mahfud MD Soroti Prabowo yang Kini Jarang ke Luar Negeri dan Lebih Hati-Hati Berpidato
KPK Bongkar Dugaan Jual-Beli Kursi Kuliah, Kampus Lain Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Tak Jadi Celah Aparat Bertindak Sewenang-wenang

Selasa, 8 September 2026 - 17:48 WIB

Prabowo Minta Warga Indonesia Siapkan Rekening Bank, BRI dan BSI 

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Kejagung Ungkap Lodewyk Pusung Teken MoU 500 Dapur SPPG Mandiri

Kamis, 3 September 2026 - 06:59 WIB

Kejagung Periksa 7 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Rabu, 2 September 2026 - 19:44 WIB

Ketua Komisi III DPR: RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terbaru