Anggaran Kementan Dipotong 10 Trilyun, Bagaimana Nasib Program Cetak Sawah dan Target Swasembada Pangan! 

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggaran Kementan Dipotong 10 Trilyun, Bagaimana Nasib Program Cetak Sawah dan Target Swasembada Pangan! 

Anggaran Kementan Dipotong 10 Trilyun, Bagaimana Nasib Program Cetak Sawah dan Target Swasembada Pangan! 

 

Deltanusantara.com – Kementerian Pertanian (Kementan) menjadi salah satu kementerian yang terkena dampak pemangkasan anggaran belanja negara tahun 2025. Jumat 7 Januari 2025.

Pemotongan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja negara dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun anggaran 2025, yang dikeluarkan oleh Presiden Prabowo Subianto sejak 22 Januari 2025.

Salah satu isu yang mencuat adalah kabar bahwa anggaran Kementan dipotong hingga Rp10,2 triliun.

Dilansir dari berbagai sumber, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memilih untuk tidak memberikan komentar.

Ia hanya terdiam saat ditanya mengenai besaran pemangkasan anggaran di kementeriannya.

Nasib Program Cetak Sawah dan Target Swasembada pangan yang didengungkan mentan tentunya tidak akan berjalan.

Pemangkasan anggaran ini menimbulkan pertanyaan besar terkait kelanjutan program strategis Kementan, seperti cetak sawah dan upaya mencapai swasembada pangan.

Sebelumnya, Kementan diketahui mendorong adanya tambahan anggaran pada tahun 2025 untuk mempercepat realisasi program cetak sawah sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Ketika ditanya mengenai nasib program cetak sawah dan target swasembada setelah pemangkasan anggaran, Amran hanya menjawab sambil terkekeh pelan, “Doakan sehat selalu,” ujarnya singkat, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Perlu diketahui, pemangkasan anggaran ini merupakan bagian dari kebijakan efisiensi yang dicanangkan Presiden Prabowo untuk menyeimbangkan belanja negara.

Inpres 1/2025 menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang lebih efektif dan efisien di semua kementerian dan lembaga, termasuk Kementan, yang selama ini memegang peranan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Meskipun belum ada pernyataan resmi dari Kementan mengenai dampak pemotongan ini terhadap program-program strategis mereka.

Diharapkan adanya langkah-langkah konkret dari Amran untuk memastikan target swasembada pangan tetap berjalan sesuai rencana, meski dengan anggaran yang lebih terbatas.***

 

Yu! baca artikel terbaru deltanusantara.com di Google News

 

Penulis : Gerry

Berita Terkait

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN
Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal
BGN Batasi Dapur MBG Maksimal 6 per Kecamatan, Alihkan Fokus ke Efisiensi dan Kualitas Layanan
KPK Periksa Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Gratifikasi Rita Widyasari, Diduga Terima Uang Bulanan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif

Senin, 8 Juni 2026 - 15:55 WIB

As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:45 WIB

Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 11:53 WIB

Panglima TNI Setujui Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Siap Fokus di BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 11:31 WIB

Disorot karena Lokasi Terpencil, BPKP dan TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Kendal

Berita Terbaru