Polda Jabar Ungkap Kasus Perjudian Online, 5 Tersangka Amankan Setelah Lakukan WhatsApp Blast

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengungkap kasus tindak pidana perjudian online yang beroperasi di Kabupaten Cirebon.

Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengungkap kasus tindak pidana perjudian online yang beroperasi di Kabupaten Cirebon.

 

DN.com – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengungkap kasus tindak pidana perjudian online yang beroperasi di Kabupaten Cirebon.

Lima orang tersangka diamankan karena melakukan promosi situs judi melalui metode WhatsApp blast, berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/4/II/2026 SPKT.DITSIBER/POLDA JAWA BARAT.

Kasus terungkap pada 31 Januari 2026 sekitar pukul 20.00 WIB di Desa Ciperna, Kecamatan Talun. Rabu (24/2/2026).

Baca Juga:  Hari Kesadaran Nasional, Wakapolda Jabar: Pentingnya Memperkuat Nilai-nilai Tri Brata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya KORPRI 

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, membenarkan pengungkapan tersebut.

Tersangka utama M.A.A. berperan sebagai leader, yang menyewakan akun WhatsApp melalui website setorwa.com dan sebarwa.com sejak November 2025 dengan keuntungan kurang lebih Rp300 juta,” kata Kombes Pol Hendra.

Tarif sewa akun adalah Rp400 per chat, dibantu oleh A.S., W., R.P. (yang menyediakan kartu SIM), dan Y.K. (yang baru aktif dua hari).

Baca Juga:  Polda Jabar Amankan 798 Tabung LPG Bersubsidi dalam Kasus Penyalahgunaan

Para tersangka menggunakan puluhan ponsel yang dihubungkan ke komputer via aplikasi mirroring, mampu membuat sekitar 220 akun WhatsApp baru per hari untuk menyebarkan link situs judi “KIPAS899,” jelas Hendra.

Polisi menyita 55 handphone, satu komputer, 58 kabel USB, ratusan hingga ribuan kartu SIM, uang tunai Rp62,6 juta, serta barang berharga emas yang diduga hasil kejahatan.

Baca Juga:  Ini Alasanya Bangunan Liar di Jalan Subang- Bandung Dibongkar, Dedi Mulyadi: Keindahan Alam Jangan Tertutup, Itu Hak Publik

Modus operandi mereka adalah mendistribusikan link secara sistematis melalui WhatsApp blast.

Para tersangka dijerat Pasal 426 KUHP dan Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (2) UU ITE dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda Rp10 miliar.***

Penulis : Moh Asep

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru