Sekolah Maung Jabar: Mercusuar Pendidikan Market‑Driven untuk Masa Depan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mematangkan rancangan teknis pembangunan Sekolah Maung (Manusia Unggul). Foto. Dok.Instagram KDM

Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mematangkan rancangan teknis pembangunan Sekolah Maung (Manusia Unggul). Foto. Dok.Instagram KDM

 

DN.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mematangkan rancangan teknis pembangunan Sekolah Maung (Manusia Unggul), proyek unggulan Gubernur Dedi Mulyadi yang diharapkan menjawab kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri masa depan.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menjelaskan bahwa pembangunan fisik sekolah akan dimulai pada 2026 dan ditargetkan beroperasi penuh pada 2027.

Saat ini, Pemprov Jabar sedang menajamkan detail teknis kurikulum serta infrastruktur. Kamis (15/1/2026).

Baca Juga:  Terbongkar! Sindikat Lowongan Kerja Palsu di Jabar Raup Rp801 Juta, Otaknya Kabur ke Kamboja

“Pak Gubernur sudah menyampaikan kebijakan makro, kini kami pertajam mikronya bersama Dinas Pendidikan,” ujar Herman.

Sekolah Maung dirancang dengan pendekatan lintas bidang yang sepenuhnya berorientasi pada pasar kerja, berbeda dengan model pendidikan konvensional.

Fokus utamanya bukan sekadar memberi ijazah, melainkan mencetak lulusan yang memiliki kompetensi spesifik siap diserap industri maupun sektor agraris.

Gubernur Dedi Mulyadi sebelumnya telah memetakan enam pilar utama yang akan menjadi jurusan di Sekolah Maung: Teknologi Informasi, Otomotif, Pertanian, Olahraga, Elektro, dan Kelautan.

Baca Juga:  Diskon PKB 10 Persen Dongkrak Pendapatan Pajak Jabar Saat Lebaran 2026

“Kami ingin lulusan yang memenuhi standar kompetensi kebutuhan saat ini dan masa depan, baik di industri maupun pertanian,” kata Herman.

Lokasi pembangunan masih dalam tahap pemetaan wilayah dan kapasitas sekolah untuk memastikan distribusi pendidikan yang merata.

Dinas Pendidikan Jabar kini merampungkan data kuantitatif terkait rencana jumlah siswa dan kebutuhan pendukung lainnya.

Baca Juga:  Forum Pondok Pesantren Kabupaten Subang Ucapkan Selamat atas Dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Subang 

Gubernur Dedi, yang akrab disebut KDM, optimistis proyek ini akan berjalan lancar.

Meski Pemprov Jabar telah menyiapkan dana daerah, ia tetap membuka ruang bagi dukungan pendanaan dari pemerintah pusat untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat.

Dengan langkah‑langkah tersebut, Sekolah Maung diharapkan menjadi model pendidikan vokasi yang menyiapkan generasi Jawa Barat menghadapi tantangan industri 4.0 dan pertanian modern.***

Penulis : Gr

Berita Terkait

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Bandung Kembali Kondusif Usai Kericuhan, Belasan Polisi Terluka Diserang OTK
100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara
Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari
Kapolda Jabar Gandeng Petani Tanam Bawang Putih, Siapkan Dukungan untuk Panen Raya Nasional
Syukuran Kantor Sementara, DPK PERADI Profesional Subang Perkuat Komitmen Pelayanan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Polda Jabar Tangkap Oknum Dokter, Diduga Perkosa Anak Kandung Berusia 4 Tahun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:07 WIB

100 Siswa dan Guru di Cirebon Diduga Keracunan MBG, Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:53 WIB

Camat Sagalaherang Sambangi Lima Cakades Leles, Ajak Jaga Persatuan dan Kondusivitas

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Polda Jabar Bongkar Gudang Obat Keras di Bandung, Potensi Produksi Capai 8 Juta Pil per Hari

Berita Terbaru