DN.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau lokasi bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026).
Ia memastikan proses evakuasi korban meninggal dunia dan penanganan para korban di pengungsian.
Dedi Mulyadi memberikan sumbangan sebesar Rp 10 juta kepada masing-masing kepala keluarga untuk mencari atau menyewa rumah sementara.
Baca Juga:
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
“Disini ada 35 Kepala Keluarga akan saya berikan 10 juta rupiah masing-masing untuk mencari tempat atau sewa rumah sementara, karena di pengungsian tidak layak, agar tidak semakin stres,” kata Dedi Mulyadi.
Ia juga menyoroti alih fungsi lahan di wilayah Kecamatan Cisarua yang menjadi salah satu penyebab terjadinya bencana longsor.
“Lokasi disini sebelumnya kawasan hutan dan sekarang sudah beralih menjadi kebun bunga dan sayur,” imbuhnya.
Dedi Mulyadi menyatakan bahwa alih fungsi lahan seperti itu berpotensi tinggi terhadap ancaman bencana jika pengelolaannya tidak baik.
Baca Juga:
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
Hingga saat ini, sudah 9 korban dinyatakan meninggal dunia dan 89 orang belum ditemukan.***
Penulis : Redaksi






