Deltanusantara.com – Presiden Prabowo Subianto secara tiba-tiba memanggil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ke Istana Kepresidenan Jakarta.
Purbaya tiba sekitar Pukul 13.00 WIB. Ia mengaku tidak tahu apa yang akan dibahas dengan Prabowo pada pertemuan itu.
“Enggak tahu, saya diundang saja ke sini. Makan-makan siang kali, kita biasa diundang untuk makan gratis,” kata Purbaya saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Sebelumnya, Purbaya menyampaikan baru saja rapat bersama Komisi XI DPR. Ia membahas anggaran subsidi dan kompensasi untuk BUMN.
Baca Juga:
MTs Tanjungsiang Gelar Turnamen Voli Antar SD/MI, di Milad ke-58
Dedi Mulyadi Benahi Bandung: Target Kota Bersih, Terang, dan Bebas Macet
“Saya tadi rapat. BPS, DPR membahas itu, pencairan subsidi maupun kompensasi, dana kompensasi,” jelasnya.
Pada rapat itu, ia mengatakan harga bahan bakar minyak (BBM), tarif listrik, hingga LPG 3 kilogram (kg) masih jauh dari keekonomian.
Purbaya mencontohkan harga asli Pertalite Rp11.700 per liter. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menanggung Rp1.700 alias 15 persen dalam bentuk subsidi sehingga harga Pertalite di SPBU Pertamina hanya Rp10 ribu per liter.
“Harga jual BBM dan tarif listrik telah disesuaikan sejak 2022. Namun, belum mencapai harga keekonomian,” ungkap Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, pada Selasa (30/9/2025).
Baca Juga:
Polres Garut Bongkar Peredaran Sabu 197,8 Gram, Seorang Kurir Diamankan
Sumedang Berbenah di Usia 448 Tahun, Fokus Kesejahteraan dan Pembangunan Berkelanjutan
KPK Usulkan Reformasi Partai Politik: Ketua Umum Dibatasi Dua Periode, Pencalonan Wajib dari Kader
“Selama ini pemerintah menanggung selisih antara harga keekonomian dan harga yang dibayar masyarakat melalui pemberian subsidi dan kompensasi, baik energi dan nonenergi,” tuturnya.***
Penulis : Gr






