Deltanusantara.com – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita BR, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, menghadiri kegiatan Perkemahan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Batch 2 bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bertempat di Lanud R. Suryadi Suryadarma, Kecamatan Kalijati, pada Minggu (29/09/2025).
Perkemahan KKRI Batch 2 diikuti oleh 1.000 siswa/siswi dari sejumlah SMK di Kabupaten Subang.
Dari jumlah tersebut, 93 siswa/siswi terpilih akan diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti defile pada perayaan HUT TNI ke-80, 5 Oktober 2025 mendatang.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Adapun sekolah yang berpartisipasi yaitu:
– SMK Angkasa 1 (250 siswa)
– SMK Angkasa 2 (60 siswa)
– SMK YADIKA (100 siswa)
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
– SMK Al Mufti (270 siswa)
– SMK Cipeundeuy (270 siswa)
– SMK PGRI Subang (50 siswa)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)menekankan pentingnya kasih sayang orang tua dalam membentuk karakter anak.
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
KDM menyatakan,” yang hilang dari anak-anak hari ini adalah kasih sayang dari orang tua.
Mereka berpikir bahwa dengan memberi uang, semua masalah akan selesai,” kata Kang Dedi dalam sambutannya.
KDM menambahkan, kurangnya perhatian emosional dapat menimbulkan kegelisahan pada anak-anak sehingga mencari pelarian dan berpotensi terjerumus dalam pergaulan bebas.
“Ada yang pengembaraannya positif, seperti musik dan olahraga. Tapi ada juga yang negatif, seperti minum-minum, motor brong, dan berkelahi,” tuturnya.
Menyinggung tantangan besar yang dihadapi bangsa Indonesia yang kaya akan sumber daya alam.
kDM mengungkapkan, masih banyak pihak yang ingin negeri ini tidak diisi oleh orang-orang pintar, sholeh, dan hebat.
Tetapi justru diisi oleh orang-orang yang mudah diajak bekerja sama untuk menghisap kekayaan alamnya,” ungkapnya.
KDM menilai, program perkemahan ini merupakan salah satu cara untuk mengembalikan jati diri anak-anak bangsa.
“Program ini sesungguhnya bagian dari mengembalikan jati diri kita sebagai manusia ke alam healing, traveling, dan menjadi eling,” ujarnya.
KDM pun berencana menginisiasi kegiatan serupa di berbagai kompleks militer se-Jawa Barat agar siswa/siswi di Jawa Barat dapat memanfaatkan hari libur dengan aktivitas yang positif dan produktif.
“Nantinya kita akan buat secara kompak se-Provinsi Jawa Barat, setiap kompleks militer TNI AD, TNI AU, dan TNI AL dapat diisi oleh anak-anak sekolah dengan kegiatan bermanfaat seperti ini,” tutupnya.***
Editor : Gr
Sumber Berita : Diskominfo






