Sejarah Penghulu di Indonesia: Dari Masa Kesultanan Demak hingga Kementerian Agama

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

"Jejak Sejarah Penghulu di Indonesia: Dari Wali Songo hingga Kementerian Agama"

 

Deltanusantara.com – Dimasa Kesultanan Demak, sosok penghulu menempati posisi strategis sebagai pemimpin keagamaan yang disegani.

Keberadaan penghulu tentunya lebih dari sekadar pencatat nikah, penghulu memiliki jejak sejarah yang panjang di negeri ini.

Bahkan, Sunan Bonang salah satu Wali Songo pernah menjabat sebagai penghulu kerajaan.

Di masa kolonial dan pendudukan Jepang, peran itu tetap hidup melalui lembaga keagamaan bernama Shumubu, yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya Kementerian Agama pada tahun 1946.

Kini, peran itu kembali dikuatkan. Sebanyak 100 penghulu dilatih, bukan hanya belajar cara menyampaikan materi, tetapi juga didorong untuk kembali menjadi sosok pelayan umat.

Baca Juga:  MK Tegaskan BPK Satu-satunya Lembaga Berwenang Audit dan Tetapkan Kerugian Negara

Mereka dilatih agar bukan hanya hadir saat ijab kabul, tapi juga saat calon pengantin menata masa depan rumah tangga mereka.

“Fungsi Shumubu dan Shumuka saat itu setara dengan peran KUA saat ini. Dari lembaga inilah cikal bakal Kementerian Agama lahir,” ujar Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Cecep Khairul Anwar,

membuka sesi Bimbingan Teknis Fasilitator Bimbingan Perkawinan Angkatan V dan VI, Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Cecep mengungkapkan, pelatihan ini adalah cara untuk mengembalikan penghulu ke posisi idealnya bukan sekadar pengurus administrasi nikah, tetapi juga pendidik masyarakat.

Baca Juga:  Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Digiring Pakai Rompi Tahanan

“Semoga Bimtek ini menghasilkan fasilitator yang andal dan berdampak nyata. Fasilitator bukan hanya pengajar, tapi pelayan umat yang mampu membina keluarga Indonesia secara utuh,” tegasnya.

Membina Sebelum Terlambat

Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bukan hal baru di KUA, namun pendekatan yang dibawa dalam pelatihan kali ini terasa berbeda.

Para penghulu diajak memahami dinamika rumah tangga modern dari komunikasi pasangan, peran gender, hingga kesiapan mental spiritual calon pengantin.

Kepala Subdirektorat Bina Keluarga Sakinah, Zudi Rahmanto, menyebut program ini sebagai salah satu fondasi penting dalam memperkuat layanan dasar KUA.

Baca Juga:  Kemendagri Minta Instansi Stop Fotokopi e-KTP, Dinilai Berpotensi Langgar Perlindungan Data

“Satu KUA minimal memiliki satu fasilitator. Ini penting agar semua Catin mendapat bimbingan yang berkualitas,” ujarnya.

Menurutnya, fasilitator bukan hanya hadir untuk memberi nasihat pranikah. Mereka harus bisa membaca situasi sosial, menjawab keresahan pasangan muda, dan menjadi tempat bertanya yang aman dan terpercaya.

“Harapan kita, fasilitator mampu menjadi pendamping yang komunikatif dan solutif bagi Catin.

Mereka bukan hanya memberi materi, tetapi menggerakkan masyarakat menuju keluarga yang tangguh demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tutupnya.***

Editor : Gerry

Sumber Berita : Kemenag RI

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru