Ilmuwan Prediksi Rotasi Bumi Lebih Cepat pada Juli-Agustus, Apa Dampaknya?

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilmuwan Prediksi Rotasi Bumi Lebih Cepat pada Juli-Agustus, Apa Dampaknya?

Ilmuwan Prediksi Rotasi Bumi Lebih Cepat pada Juli-Agustus, Apa Dampaknya?

 

Deltanusantara.com – Bumi kembali menunjukkan fenomena tak biasa. Selama Juli dan Agustus 2025, rotasinya diperkirakan akan semakin cepat, sehingga durasi hari-hari pada periode tersebut menjadi lebih pendek dari biasanya.

Menurut pengamatan dari lembaga pemantau rotasi Bumi, IERS (International Earth Rotation and Reference Systems Service).

Pada 9 Juli 2025 diprediksi akan lebih pendek 1,30 milidetik dari panjang hari normal (86.400 detik).

Baca Juga:  Polda Jabar Siagakan Pengamanan Maksimal Saat Kunjungan Presiden Prabowo di Majalengka 

Sementara 22 Juli dan 5 Agustus masing-masing akan lebih pendek 1,38 dan 1,5 milidetik.

Fenomena percepatan rotasi Bumi ini bukan yang pertama kali terjadi. Sejak 2020, data mencatat adanya tren percepatan yang hingga kini belum sepenuhnya bisa dijelaskan.

Bahkan, pada tahun 2024, tercatat hari terpendek dalam sejarah modern, dengan durasi 1,66 milidetik lebih singkat dari standar waktu 24 jam.

Baca Juga:  PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Walau Bulan dikenal sebagai faktor utama yang menyebabkan perlambatan rotasi Bumi dalam jangka panjang, ia juga berpotensi mempercepat rotasi.

Ketika posisi Bulan lebih dekat ke ekuator Bumi, gaya tarik gravitasinya terhadap Bumi meningkat, sehingga memperlambat rotasi.

Sebaliknya, saat posisinya menjauh dari ekuator, pengaruh perlambatannya bisa berkurang, memungkinkan rotasi Bumi sedikit lebih cepat.

Aktivitas geologis seperti gempa bumi juga berperan dalam mempercepat rotasi Bumi. Contohnya, gempa besar yang terjadi di Jepang pada 2011 dilaporkan menggeser poros Bumi dan mempercepat rotasi hingga 1,8 mikrodetik.

Baca Juga:  Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Capai Rp101,1 Triliun, Jangkau 63,13 Juta Penerima

Ppara peneliti terus melakukan pengamatan dan analisis terhadap fenomena ini, karena percepatan rotasi Bumi dalam beberapa tahun terakhir belum dapat dijelaskan sepenuhnya oleh model yang ada.***

Yuk! baca artikel Deltanusantara.com lainnya di GoogleNews.

 

Penulis : Gerry

Sumber Berita : IERS

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru