Deltanusantara.com – Polda Jabar telah menggelar Operasi Keselamatan Lodaya 2025 yang berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 10 Februari hingga 23 Februari 2025.
Operasi Keselamatan Lodaya 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas guna menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan serta mengurangi pelanggaran lalu lintas .
Pada sebelumnya gelar pasukan persiapan Ops Keselamatan Lodaya 2025 tersebut dipimpin Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Drs. Kasihan Rahmadi.
Baca Juga:
Tinjau Layanan SPMB, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Imbau Orang Tua Siswa Tetap Tenang
338 KPM di Desa Kalitengah Terima Bantuan Sembako, Warga Bersyukur Terbantu
Pelepasan Siswa Kelas IX MTsN 2 Subang Berlangsung Khidmat, Apresiasi Prestasi dan Kreativitas Siswa
Turut hadiri Pejabat Utama Polda Jabar, anggota Pamen, Pama, Bintara, ASN Polda Jabar dengan melibatkan personel TNI Pomdam III Siliwangi serta Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, pada Senin 10/2/2025.
Operasi ini juga meliputi segala bentuk potensi gangguan (PG), Ambang Gangguan (AG) dan Gangguan Nyata (GN) yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas baik sebelum, selama maupun setelah pelaksanaan operasi Keselamatan Lodaya 2025.
Kapolda Jabar yang disampaikan Wakapolda menekankan jajaran Polantas untuk menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas sebagai bagian dari tanggung jawab Polri.
Tentunya harus berkolaborasi bersama instansi terkait lainnya, agar tingkat kemacetan, pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas berjalan dengan baik.
Baca Juga:
Bapenda Subang Menang Sengketa PBB Lawan Dua Perusahaan Pelabuhan Patimban
Uji Materi di MK, Pemohon Minta Kata “Aparat” dalam KUHP-KUHAP Dihapus karena Dinilai Diskriminatif
“Sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif.
Ini memerlukan upaya dan kerja keras kita semua, termasuk kegiatan preemtif dan preventif, serta dukungan penegakan hukum yang lebih modern melalui ETLE statis dan mobile,” kata Wakapolda.
Operasi “Keselamatan Lodaya 2025 kali ini, mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Guna Terwujudnya Asta Cita”.
Seluruh personel diharapkan untuk mengutamakan keselamatan dalam bertugas, menghindari sikap arogan, serta melaksanakan edukasi mengenai tertib berlalu lintas kepada masyarakat.***
Baca Juga:
Gempa M 7,7 Picu Tsunami, BMKG Catat Gelombang Masuk Daratan di Sejumlah Wilayah Timur Indonesia
As SDM Kapolri Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bersih, Tanpa Jalur Titipan
Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN
Baca yu! artikel menarik deltanusantara.com di Google News.
Penulis : Moh Asep
Editor : Gerry






