Skandal MBG Terbongkar: Rp1,03 Triliun Motor Listrik Fiktif, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi di BGN

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar temuan mengejutkan terkait proyek pengadaan kendaraan operasional dengan nilai fantastis.

Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar temuan mengejutkan terkait proyek pengadaan kendaraan operasional dengan nilai fantastis.

 

DN.com – Satu per satu dugaan penyimpangan dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) mulai terungkap.

Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar temuan mengejutkan terkait proyek pengadaan kendaraan operasional dengan nilai fantastis.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengungkapkan bahwa negara telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp1,03 triliun kepada PT YAT untuk pengadaan 21.801 unit motor listrik.

Namun, hasil penyelidikan menunjukkan perusahaan tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penyedia kendaraan listrik.

Baca Juga:  Polri Tetap di Bawah Presiden, DPR RI Setujui 8 Poin Reformasi 

“Perusahaan pemenang proyek ini tidak memiliki dealer maupun bengkel aktif, sehingga patut diduga tidak layak sebagai penyedia,” ungkap Syarief.

Kejanggalan ini diduga tidak lepas dari peran tiga mantan pimpinan BGN yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung.

Ketiganya diduga melakukan intervensi terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk menyusun Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang tidak sesuai kebutuhan, sekaligus menggelembungkan nilai proyek.

Baca Juga:  Bobibos Kembali Disorot, BBM Nabati dari Jerami Digadang Jadi Alternatif di Tengah Kenaikan Harga Energi

Tak hanya itu, Kejagung juga menemukan indikasi praktik serupa pada sejumlah proyek lain di lingkungan BGN.

Di antaranya pengadaan 32.000 pasang sepatu, 31.000 unit komputer tablet, serta 5.400 unit televisi berukuran 75 inci yang diduga turut di-markup dan tidak sesuai ketentuan.

Modus dugaan korupsi ini juga berkaitan dengan pengelolaan anggaran program MBG tahun 2025–2026 yang mencapai Rp268 triliun.

Para tersangka diduga memanfaatkan yayasan-yayasan tidak kredibel sebagai perantara untuk mencairkan anggaran.

Baca Juga:  Menteri Kesehatan, Berencana Merubah Skema BPJS Kesehatan Kelas 1 dan 2, Agar Lebih Mudah

Melalui manipulasi sistem verifikasi mitra BGN, yayasan-yayasan tersebut diduga mampu meraup insentif hingga miliaran rupiah setiap hari.

Saat ini, Kejagung masih terus menelusuri aliran dana serta menghitung total kerugian negara akibat praktik tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan anggaran besar yang seharusnya diperuntukkan bagi pemenuhan gizi masyarakat, namun justru diduga diselewengkan oleh oknum pejabat terkait.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang
Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih
Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI
Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara
KPK Tetapkan Tersangka Kasus OTT Dana Kebencanaan BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas
Jangan Salah Pilih! Ini 5 Ciri Calon Kepala Desa yang Layak Dipercaya
Seleksi Calon Hakim MA 2026 Dibuka, Simak Syarat Usia, TOEFL hingga Kuota Khusus Papua dan Aceh

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:32 WIB

PPPK Usia 35 Tahun ke Atas Minta Kesempatan Tes PNS, FOKAP: Asal Diberi Peluang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Siapkan Penghematan Besar-besaran Lagi, Menkeu: Demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Presiden Apresiasi Kinerja Kabinet Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Pemerintah Uji Coba MBG Prasmanan di 66 SPPG, Pengawasan Dapur Diperketat dengan AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Lantik Tujuh Pejabat Baru di Istana Negara

Berita Terbaru