Anggaran MBG Diperketat, Menkeu Purbaya Pastikan Belanja Lebih Efisien dan Tepat Sasaran

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan belanja untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dilakukan secara lebih cermat dan efisien.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan belanja untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dilakukan secara lebih cermat dan efisien.

DN.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan belanja untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dilakukan secara lebih cermat dan efisien.

“Ini program yang terus berjalan. Kita pastikan belanjanya lebih efisien,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Ia menegaskan, efisiensi dilakukan dengan memastikan kebutuhan anggaran benar-benar tepat sasaran, sehingga program strategis pemerintah tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga:  Menteri Keuangan Ganti Kakanwil DJP Jakarta Utara Buntut OTT KPK, Ini Alasannya

Hingga 31 Maret 2026, realisasi anggaran program MBG tercatat mencapai Rp55,34 triliun atau sekitar 16,5 persen dari total alokasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp335 triliun.

Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat program MBG turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan I 2026.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Saksikan Langsung Penyerahan Aset Barang Rampasan Negara dari Tambang Ilegal

Kontribusi tersebut antara lain tercermin dalam komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), seiring meningkatnya pembangunan infrastruktur penunjang bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Penambahan jumlah SPPG mendorong aktivitas konstruksi fisik yang berdampak positif terhadap pertumbuhan PMTB.

Selain itu, investasi untuk pembangunan dapur serta pengadaan peralatan pendukung SPPG juga tercatat sebagai bagian dari belanja modal pemerintah.

Baca Juga:  Berikut Ini, 5 Kementerian Dengan Pemangkasan Anggaran Terbesar di 2025

Secara keseluruhan, BPS mencatat PMTB menjadi penyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar kedua setelah konsumsi rumah tangga, dengan kontribusi sebesar 1,79 persen.

Komponen ini tumbuh 5,96 persen, didorong oleh investasi pemerintah dalam program prioritas nasional serta investasi swasta. Adapun kontribusi PMTB terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 28,29 persen.***

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Prabowo Lantik Pimpinan Universitas Republik Indonesia, Siapkan Kampus Pencetak Calon Pemimpin Bangsa
Menkeu Bertemu Kepala BGN Pekan Depan, Bahas Efisiensi Anggaran Program MBG
KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anggota DPR dalam Kasus Dugaan Suap Dana Hibah Pokmas Jatim
Prabowo Rombak Struktur BGN, Lima Pejabat Eselon I Resmi Dilantik Perkuat Program MBG
Prabowo Resmi Tetapkan Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung Lewat Keppres
Istana Jelaskan Alasan Prabowo dan Gibran Tak Duduk Berdampingan di Sidang Kabinet Paripurna
Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur, Fokus Berobat Penyakit Jantung atas Restu Presiden Prabowo
Rencana Pemerintah Gandeng PT Pindad Produksi Tabung CNG 3 Kg

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:47 WIB

Prabowo Lantik Pimpinan Universitas Republik Indonesia, Siapkan Kampus Pencetak Calon Pemimpin Bangsa

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:36 WIB

Menkeu Bertemu Kepala BGN Pekan Depan, Bahas Efisiensi Anggaran Program MBG

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:26 WIB

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anggota DPR dalam Kasus Dugaan Suap Dana Hibah Pokmas Jatim

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:18 WIB

Prabowo Rombak Struktur BGN, Lima Pejabat Eselon I Resmi Dilantik Perkuat Program MBG

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:36 WIB

Prabowo Resmi Tetapkan Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung Lewat Keppres

Berita Terbaru